Korban Covid-19 Melonjak, Andi Arief Sindir Jokowi Yang Masih Konsentrasi Dengan Ibukota Baru



GELORA.CO - Lonjakan kasus Covid-19 kian mengkhawatirkan dan dampaknya semakin nyata di kehidupan masyarakat. Bahkan hampir di semua grup WhatsApp selalu ada kabar tentang kerabat yang terpapar corona hingga meninggal dunia.

Begitu setidaknya yang turut dirasakan Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, Minggu (4/7). Pada pagi ini, Andi Arief turut menyampaikan duka mendalam kepada kader Partai Demokrat Jane Shalimar yang meninggal usai terpapar Covid-19.

“Semua WA group hampir mengabarkan ada yang terpapar covid dan ada kabar duka meninggal dunia,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi.

Secara satire, Andi Arief mengatakan bahwa kicauan ini bukan untuk mengganggu sarapan pagi Presiden Joko Widodo. Di mana setelah sarapan, Jokowi akan kembali konsentrasi untuk membangun ibukota baru.

“Maklum bapak masih konsentrasi bangun Ibukota negara baru dan sejumlah beton,” sindirnya.

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19, hingga Sabtu (3/7) ada tambahan 27.913 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 2.256.851 kasus positif corona.

Sementara jumlah yang sembuh bertambah 13.282 orang, sehingga menjadi sebanyak 1.915.147 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 493 orang menjadi sebanyak 60.027 orang. (RMOL)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Korban Covid-19 Melonjak, Andi Arief Sindir Jokowi Yang Masih Konsentrasi Dengan Ibukota Baru"

Posting Komentar