Media Rusia Ikut Bertanya Soal ‘Jokowi: King of Lip Service’



GELORA.CO - Media Rusia, Russia Beyond the Headline (RBTH), ikut mempertanyakan gelar "The King of Lip Service" yang disematkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia untuk Presiden Joko Widodo.

Melalui akun Twitter miliknya, @RBTHIndonesia, RBTH edisi bahasa Indonesia bertanya, “Sedang ada masalah apa di Indonesia?”

Pertanyaan itu disampaikan admin @RBTHIndonesia merespon dua foto yang diunggah @BEMUI_Official yang memperlihatkan foto Jokowi yang mengenakan jas biru berdiri di podium berlogo burung Garuda. Foto itu dimontase dengan menambahkan mahkota di kepala Jokowi dan gambar bibir merah di latar belakang.

Tampaknya seorang netizen berusaha  menjawab pertanyaan @RBTHIndonesia dan mengatakan sesuatu mengenai “kardus digembok”.

Jawaban itu sudah dihapus oleh sang netizen, sehingga tidak diketahui lagi pemilik akun yang menjawab pertanyaan @RBTHIndonesia dan jawaban persis yang disampaikannya.

“Kenapa kardus digembok? Apa tidak cukup pakai selotip?” tanya @RBTHIndonesia lagi seakan semakin penasaran.

Pertanyaan ini dijawab pemilik akun @Alhamdulillah7.

“Yang lebih unik talinya plastik terus digembok. Tapi cara melepaskannya, gemboknya yang digergaji, bukan plastiknya yang gunting,” tulis @Alhamdulillah7.

Lantas pemilik akun @auriga28th yang menggunakan nama Wong_Kemplo menuliskan, dirinya mau menjawab pertanyaan @RBTHIndonesia, tapi “Tidak berani, Min.”

“Nunggu  @BEMUI_Official aja yang menjawab. Banyak kang bakso lewat,” tulis Wong_Kemplo lagi.

@RBTHIndonesia belum berhenti.

“Jangan dong. Siapa pun kan boleh berpendapat,” tulisnya sambil menambahkan ikon orang tersenyum dengan pipi merona merah.

“Yang duduk di atas sana kupingnya gampang panas kalau dikritik,” antara lain tulis pemilik akun @makmamak merespon @RBTHIndonesia.

Sementara itu, walau telah dipanggil oleh pihak Rektorat UI dalam rangka pembinaan, namun BEM UI menyatakan tidak akan menghapus meme “Jokowi: The King of Lip Service" dari akun Twitter @BEMUI_Official.

Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra mengatakan, mereka tidak menghapus twit itu karena merupakan bagian dari memiliki dasar yang kuat. (*)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Media Rusia Ikut Bertanya Soal ‘Jokowi: King of Lip Service’"

Posting Komentar