Ada Kabar Mahfud Digeser, Sekjen Perindo: No Problemo



GELORA.CO - Siapapun yang akan ditunjuk untuk memimpin kementerian adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Sekjen Perindo Ahmad Rofiq yakin Jokowi memiliki pertimbangan khusus mengenai kelayakan pembantunya.

“Terkait pergantian siapa dan ada di mana tentu ini menjadi hak sepenuhnya oleh presiden. Tentu yang bisa memberikan penilaian kelayakan seseorang adalah presiden,” kata Rofiq saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/12).



Rofiq mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo diam-diam terus memantau kinerja dan loyalitas anak buahnya yang pas untuk diganti atau dipecat dari tahta kementerian.

Sementara disinggung mengenai kabar bahwa Mahfud MD akan digeser dari kursi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) dan diganti oleh Moeldoko, Rofiq mengaku tidak masalah.

Bagi mantan ketua umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu, Mahfud merupakan tokoh yang memiliki kapasitas mumpuni dan bisa menyesuaikan diri di mana saja berada.

Perihal Mahfud MD yang bakal digantikan Moeldoko, Rofiq berpendapat tak masalah. Sebab, Mahfud MD telah biasa menjalani sejumlah pos kementerian sebelumnya.

“Dalam masa-masa ini Pak Presiden pasti akan memotret 1/1. Pak Mahfud itu orang yang mempunyai kapasitas, beliau ditaruh di mana mana saja pasti akan menyesuaikan. Beliau sudah pernah menjabat di banyak kemetrian dan bahkan hampir menjadi cawapres. Jadi pasti no problemo,” tandasnya. (RMOL)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Kabar Mahfud Digeser, Sekjen Perindo: No Problemo"

Posting Komentar