Habib Rizieq Shihab: Ulama Lebih Tinggi dan Mulia dari Oposisi



GELORA.CO - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab membandingkan perbedaan antara ulama dengan oposisi.

Dijelaskan bahwa posisi ulama itu bukanlah oposisi. Ulama melakukan amar maruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan yang buruk.

"Oposisi sering kali memposisikan diri segala keputusan pemerintah, baik atau tidak baik, dia protes, dia serang. Jadi keputusan pemerintah yang baik pun kadang diprotes juga. Itu oposisi," kata Habib Rizieq dalam sebuah pengajian yang viral di media sosial, Sabtu (14/11).

Sementara ulama, lanjut Habib Rizieq, para ulama mengapresiasi, menghargai, berterimakasih dan mendoakan keputusan pemerintah yang baik. Tidak semua dipukul rata. Yang dikritisi hanya yang merugikan umat dan negara.

"Keputusan yang tidak baik, yang merugikan rakyat, yang merusak agama, yang bisa menghancurkan negara, wajib untuk kita kritisi," tegas dia.

Dengan demikian, Habib Rizieq menegaskan bahwa posisi ulama itu lebih tinggi dan mulai ketimbang oposisi.

"Kenapa, karena mata ulama jeli, dengan ilmunya saja (bisa dibaca) ini keputusan baik diapresiasi, ini keputusan jelek dikritisi," imbuhnya. []
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Habib Rizieq Shihab: Ulama Lebih Tinggi dan Mulia dari Oposisi"

Posting Komentar