Kunjungan Mike Pompeo Akan Perjelas Kegigihan AS Bujuk RI Berpaling Dari China



GELORA.CO - Amerika Serikat tampak makin gigih mendekati Indonesia. Kegigihan itu setidaknya tampak dari undangan Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper yang dipenuhi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada pekan lalu.

Prabowo yang sebelumnya dilarang ke AS, pada kunjungan itu dijamu di Pentagon.

Tidak hanya itu, anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie menilai kegigihan AS akan semakin kentara saat pekan depan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia.

Menurutnya, semua upaya itu dilakukan negeri Paman Sam untuk membujuk Indonesia agar tidak berpihak kepada China

“Nanti setelah Menlu AS berkunjung, makin jelas gigihnya AS bujuk RI tidak berpihak ke RRC,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (23/10).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini berharap agar beragam upaya AS mendekati Indonesia dilihat sebagai sebuah peluang. Salah satunya, peluang agar AS memindahkan pabrik mereka di China ke Indonesia.

“Peluang emas untuk tekan AS agar teken persetujuan pindahkan pabrik-pabrik industrinya dari China ke Indonesia,” ujarnya.

Bahkan, Jimly menilai bila perlu upaya itu dipermudah dengan regulasi.

“Bila perlu buat UU/Perppu khusus untuk kemudahan investasi mereka. Bisa jadi UU Cipta Kerja tidak relevan,” katanya.

Mike Pompeo dijadwalkan akan berkunjung ke sejumlah negara pada 25 hingga 30 Oktober. Salah satunya ke Indonesia.[rmol]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kunjungan Mike Pompeo Akan Perjelas Kegigihan AS Bujuk RI Berpaling Dari China"

Posting Komentar