Duka Sekeluarga Tewas Keracunan Asap saat Terjebak Kebakaran



GELORA.CO -  Empat rumah di Perum Bumi Permai Sentosa, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang, kebakaran pada Jumat (23/10) dini hari. Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anaknya meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran itu.

Kelima korban tewas itu adalah ayah Saidun Sinaga (55), ibu Rianti (48), serta tiga anaknya Risa Anggraini Sinaga (25), Aghnia Anggraini (22) dan Alfin Akbar Sinaga (15). Kelimanya ditemukan berada di dalam satu kamar di bagian belakang rumah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat 23 Oktober 2020. Bermula, ketika saksi Agus terbangun dari tidur dan mendengar suara letupan di depan rumahnya. Rumah Agus dan korban berhadap-hadapan.


Agus kemudian mengecek suara tersebut dan melihat rumah korban Saidun dilalap si jago merah. Api saat itu sudah membakar sebagian plafon depan kamar rumah Saidun.

"Kemudian saksi membangunkan warga yang lain untuk mencoba memadamkan api yang semakin besar dan menghubungi pemadam kebakaran," tutur Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Setengah jam kemudian atau sekitar pukul 02.00 WIB, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB.


"Kemudian petugas pemadam kebakaran menemukan lima orang (sekeluarga) dalam keadaan meninggal dunia di dalam satu kamar di bagian belakang," lanjutnya.

Kebakaran di rumah Saidun ini sempat merembet ke tiga rumah yang bersebelahan dengan rumah korban. Selain korban tewas, Iman menyebutkan, kebakaran tersebut menghanguskan 1 unit mobil dan 3 unit motor.



kejadian tersebut. Sejauh ini polisi belum menemukan adanya unsur pidana terkait kebakaran tragis tersebut.


"Sejauh ini 3 orang (saksi yang diperiksa)," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (23/10/2020).

Sejauh ini, polisi belum menemukan ada unsur kesengajaan terkait kebakaran yang menewaskan sekeluarga itu.


"Sejauh ini dari keterangan saksi belum ada yang melihat seseorang atau hal-hal lain yang membakar yang menyebabkan kebakaran rumah tersebut," jelas Iman.

Tim Puslabfor turut diturunkan dalam olah TKP. Hasil puslabfor ini akan dikombinasikan dengan keterangan saksi untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

"Kita belum bisa menyimpulkan karena sampai saat ini labfor sedang melakukan olah TKP. Nanti kita kombinasikan dengan beberapa keterangan saksi. Saksi-saksi terus kita akan minta keterangan," ujar Iman.



Terdengar Teriakan

Tetangga korban, Agus (50) mengungkap detik-detik kebakaran terjadi. Sebelum diketahui adanya kebakaran, warga sempat mendengar teriakan meminta tolong.

"Ada yang dengar, saya nanya dengan tetangga Pak Moko, 'dengar teriak?' Ya," kata Agus (50), tetangga korban, saat ditemui di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020).

Agus menyebut warga dalam kondisi panik saat terjadi kebakaran. Sehingga, teriakan korban sekeluarga tidak terlalu terdengar.


"Tapi semua panik karena mereka (korban) lari ke (kamar) belakang karena dari depan (rumah) dia nggak kedengaran, kedengaran dari rumah (tetangga) masing-masing, kamar (tetangga) masing-masing. Katanya dengar ada suara teriakan, tapi panik karena api sudah menjalar," ungkap Agus.

Agus mengungkapkan, awal dia mengetahui kebakaran pukul 01.30 WIB dini hari. Dia mendengar suara seperti kayu terbakar.

"Jam pasti kurang ingat karena kita panik, mungkin sekitar jam 01.30 WIB ya, saya dengar kayak suara kayu dipatahkan pletek-pletek dari kaca jendela karena di hadapan rumah saya, saya lihat api kecil di atas sini menyala kemudian dalam 5 menit api membesar," jelas Agus.(dtk)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Duka Sekeluarga Tewas Keracunan Asap saat Terjebak Kebakaran"

Posting Komentar