Gatot Ditolak Di Surabaya, Pimpinan MPR: Intinya, Jangan Merasa Benar Sendiri


GELORA.CO - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo ditolak oleh sekolompok masyarakat Kota Surabaya, Jawa Timur. Kehadiran mantan Panglima TNI itu dianggap berbahaya sehingga harus ditolak keberadaannya.

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid menyampaikan, mungkin apa yang kampanyekan Gatot dan KAMI dinilai tidak semua benar, sehingga berujung pada penolakan.

"Ya itu fakta di lapangan, bahwa mungkin apa yang disampaikan Pak Gatot itu benar tapi tidak semuanya benar," kata Jazilul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/9).

Politisi senior PKB ini menilai gerakan yang diusung KAMI mungkin saja benar, namun tidak bisa memaksa masyarakat untuk menerima keberadaan mereka. Dia menekankan agar KAMI tidak merasa benar sendiri.

"KAMI kan gerakan moral, mungkin saja ada yang benar tapi tidak semua akan menerima. Intinya jangan sampai benar sendiri lah, kalau dalam satu negara sendiri kan tidak boleh benar sendiri, ingin menyelamatkan sendiri," katanya.

"Toh semua kita yang ada di sini ingin menyelamatkan bangsa ini. Siapa yang ingin bangsa ini terjerumus kan tidak ada? Kalau misalnya ada penolakan ya itulah demokrasi," imbuhnya.

Jazilul meminta agar masyarakat bergotong royong bangkit bersama di tengah situasi krisis Covid-19 saat ini dengan tidak mengedepankan ego sektoral.

"Masyarakat kan ini juga tahu hari-hari sulit seperti ini menghendaki keakraban, kesalinggotongroyongan antar semua elemen bangsa. Kalau kritis itu dianggap memecah belah pasti masyarakat juga akan nolak," katanya.

Dia berharap agar seluruh elemen masyarakat bersikap dewasa dalam menghadapi situasi krisis dan tidak saling menyalahkan satu sama lain.

"Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran lah bagi kita semua. Agar kita bersikap dewasa dalam membangun bangsa ini," tutup Jazilul Fawaid. (Rmol)

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gatot Ditolak Di Surabaya, Pimpinan MPR: Intinya, Jangan Merasa Benar Sendiri"

Posting Komentar