Bantah China, WHO: Kita Belum Berikan Persetujuan Vaksin ke Mana Pun!



GELORA.CO - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memberikan izin penggunaan vaksin virus corona (Covid-19) ke negara manapun. Bahkan, lembaga yang berbasis di Jenewa, Swiss itu mengatakan tidak berharap akan memberikan persetujuan semacam itu di tahun ini.

Hal itu disampaikan oleh Tim Komunikasi WHO Indonesia dalam email kepada CNBC Indonesia, Senin (28/9/2020).

"WHO belum menyetujui vaksin apa pun untuk Covid-19 dan kami juga tidak mengantisipasi persetujuan semacam itu tahun ini," kata lembaga itu.

Pernyataan itu disampaikan setelah sebelumnya media pemerintah China, CGTN, mengabarkan bahwa WHO sudah menyetujui vaksin buatan negara itu dan akan membantu pendistribusiannya.

Dalam postingan yang sudah dihapus tersebut, CGTN mengambil potongan pernyataan konferensi pers dari seorang petinggi WHO Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan WHO.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bekerja untuk memastikan akses yang adil terhadap vaksin COVID-19 secara global, percaya bahwa ini adalah cara tercepat untuk mengakhiri pandemi dan mempercepat pemulihan ekonomi global.

"Vaksin China dapat membantu mewujudkan tujuan itu dalam waktu dekat karena beberapa vaksin telah terbukti berhasil dalam uji klinis," kata Swaminathan, sebagaimana dilaporkan CGTN, Rabu (23/9/2020).

Sementara itu, dari cuplikan video yang dimuat di media itu, Swaminathan dikutip menyatakan bahwa China memiliki sejumlah vaksin corona yang terbukti sukses dalam uji klinis.

"Mereka juga memiliki program pengembangan vaksin yang sangat aktif dan beberapa kandidat vaksin mereka sedang dalam tahap uji klinis lanjutan. Inilah yang menarik bagi kami.

"Kami mengikuti mereka dengan sangat cermat. Beberapa dari kandidat [vaksin] mereka benar-benar terbukti berhasil dalam uji klinis yang sedang berlangsung," katanya dalam video berdurasi 22 detik itu.[]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bantah China, WHO: Kita Belum Berikan Persetujuan Vaksin ke Mana Pun!"

Posting Komentar