Dokter Residen Berhenti Tangani Pasien Covid-19, Dedi Kurnia Syah: Presiden Harus Ambil Tindakan Serius!


GELORA.CO - Sangat memilukan. Saat menjadi pejuang di garda terdepan dalam menangani pandemik Covid-19, perhatian terhadap para dokter ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Tak heran jika ratusan dokter residen di RSUP Kandou Manado, Sulawesi Utara, terpaksa memilih untuk beristirahat dalam melayani pasien Covid-19 lantaran tengah kesulitan dalam membiayai uang kuliah tunggal (UKT) akibat pandemik Covid-19.

Dokter residen sendiri merupakan dokter yang tengah menjalani pendidikan untuk menjadi dokter spesialis.

"Kenyataan ini menandai jika kekecewaan Presiden terkait serapan anggaran yang lambat tidak sesuai, atau bisa saja Kementerian terkait yang tidak bekerja dengan benar," ujar dosen komunikasi Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/8).

"Presiden harus ambil tindakan serius, termasuk mengganti menteri yang tidak perform, karena berimbas langsung kepada (nasib) tenaga medis," imbuhnya.

Dedi kemudian mengingatkan, pemerintah lebih fokus memperhatikan hak dokter dan tenaga medis yang menjadi tumpuan penanganan pandemik Covid-19 ini.
Terlebih presiden telah membentuk tim baru, semestinya lebih baik dalam bekerja. Jika tidak maka untuk apa ada tim penerus gugus tugas? Jangan sampai, hal-hal semacam ini justru meyakinkan publik jika keputusan-keputusan presiden terkait Covid-19 hanya untuk urusan reputasi politik, bukan berorientasi kepentingan publik," pungkas Dedi.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dokter Residen Berhenti Tangani Pasien Covid-19, Dedi Kurnia Syah: Presiden Harus Ambil Tindakan Serius!"

Posting Komentar