Segera Bayar Honor Dan Insentif Dokter, Jangan Di-PHP Terus!


GELORA.CO - Sejak awal Maret hingga Kamis (9/7), Ikatan Dokter Indonesia mencatat jumlah dokter yang meninggal dalam tugasnya menangani pandemik virus corona baru (Covid-19) telah mencapai 52 orang.

Kabar ini mengundang komentar Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, yang disampaikan melalui akun Twitternya, @SirianaGde, Jumat (10/7).

Di awal-awal cuitannya, Gde Siriana menyampaikan ucapan duka citanya kepada para pahlawan kesehatan tersebut, dan juga ikut menguntaikan doa.

"Innalillahi wa innailahi rojiiuun. Semoga almarhum para dokter dan tenaga medis lainnya mendapatkan kemuliaan di sisi Allah," tulis Gde Siriana.

Masih dalam postingan yang sama, Board Member of Bandung Innitiaves Network itu berharap agar pemerintah memperhatikan para dokter yang masih menjalani tugasnya merawat para pasien infeksi corona.

Di mana hingga Jumat kemarin (10/7), jumlahnya bertambah 1.611 kasus baru, sehingga totalnya kini telah mencapai 72.347 kasus positif di Indonesia.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah untuk segera mencairkan dana insentif bagi para tenaga kesehatan yang bertugas. Pasalnya, mereka merupakan garda terdepan dari penanganan virus asal Wuhan, China itu.

"Semoga dokter lainnya yang masih hidup diperhatikan kesejahteraannya oleh pemerintah, segera dibayar honornya dan insentifnya. Jangan di-PHP terus," demikian Gde Siriana menegaskan.[rmol]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Segera Bayar Honor Dan Insentif Dokter, Jangan Di-PHP Terus!"

Posting Komentar