Meski Tidak Bisa Otonom, Dalam Waktu Dekat Jokowi Akan Rombak Kabinetnya


GELORA.CO -Perombakan Kabinet diprediksi akan tetap dilakukan Presiden Joko Widodo. Meski wacana reshuffle yang dikemukan Kepala Negara pertengahan bulan lalu mulai menghilang, Jokowi saat ini hanya sedang melakukan kalkulasi politik.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL terkait wacana perombakan kabinet pemerintahan periode kedua Joko Widodo, Rabu dini hari (15/7).

Menurut Wempy, peluang perombakan kabinet sangat terbuka, mengingat kinerja para Pembantu Jokowi nampak belum maksimal.  

"Ini hanya menunggu momentum yang tepatnya. Kinerja para menteri belum maksimal karena publik belum merasakan dampak signifikan dari program yang dibuat Pemerintah. Maka tidaklah heran kalau kita melihat bahwa Jokowi terlihat kesal dan marah," demikian kata Wempy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/7).

Jokowi kata Wempy, pasti sudah mengantongi nama-nama yang akan dicopot dan diganti oleh sosok yang memiliki kemampuan eksekusi seluruh program yang dicanangkan saat kampenya 2019 lalu. Alasannya, situasi pandemik virus Corona baru (Covid-19) jadi argumentasi Jokowi mencari sosok yang cepat dan cekatan dalam eksekusi program.

Meski demikian, perombakan kabinet yang tak kunjung terealisasi karena saat ini Kepala Pemerintahan ini masih berada dalam bayang-bayang koalisi partai pendukung.

Imbasnya, dalam melakukan perombakan kabinet Jokowi tidak bisa otonom dan harus terlebih dahulu melakukan komunikasi politik.

"Pengaruh partai koalisi masih sangat besar dalam pemerintahan Jokowi. Kita tahu parpol koalisi juga melakukan manuver politik ketika Jokowi merencanakan reshuffle kabinet," demikian analisa Wempy.(rmol)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Meski Tidak Bisa Otonom, Dalam Waktu Dekat Jokowi Akan Rombak Kabinetnya"

Posting Komentar