Dua Ormas Bentrok Karena Buku Nikah Tak Kunjung Selesai


GELORA.CO - Kapolsek Tanjungbintang AKP Talen Hapis ikut melerai bentrok antarkelompok massa di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (29/7) sekira pukul 11.30 WIB.

LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) bentrok dengan Ormas Pemuda Pancasila setempat dipicu buku nikah seseorang yang tak selesai di Kantor KUA Tanjung bintang sejak 2012.

Kapolsek AKP Talen Hapis ikut membubarkan massa. Kepolisian juga membawa beberapa anggota LSM GMBI untuk dimintai keterangan ke Polsek Tanjungbintang.

"Hingga pukul 22.00 WIB, beberapa anggota LSM GMBI masih dimintai keterangan," kata Kaditpamprov GMBI Lampung Ipung kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Dikatakan Ipung, Kapolsek AKP Talen Hapis tak mengalami luka akibat peristiwa tersebut seperti pemberitaan sejumlah media massa.

Ipung mengirimkan video kepada Kantor Berita RMOLLampung ketika AKP Talen Hapis sedang menguasai keadaan saat peristiwa tersebut.

“Saya sudah kordinasi dengan Jatanras Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan atas peristiwa tersebut,” ujarnya sambil terus memantau pemeriksaan terhadap anak buahnya di Polsek Tanjungbintang.

Dikabatkan juga, ada dua anggota Ormas Pemuda Pancasila mengalami luka bagian hidung akibat bentrokan di Lapangan Sri Tanjung, Kecamatan Tanjungbintang itu.

Menurut warga, bentrokan berawal dari tak kunjung keluarnya buku nikah seorang warga Desa Wawasan, Kecamatan Tanjungsari oleh Kantor KUA sejak 2012.

Permasalahannya akhirnya diselesaikan oleh petugas di dalam Kantor KUA. Namun, entah kenapa, saat keluar kantor, massa GMBI gelar orasi bernada provokasi.

Sementara di lokasi yang berdekatan, ada ormas Pemuda Pancasila yang jadi ikut tersulut emosi. Susana jadi panas hingga terjadilah gesekan tersebut.

Polres Lampung Selatan turun menguasai keadaan. Mereka berjaga-jaga agar tak terjadi bentrok susulan di sekitar lokasi peristiwa. (Rmol)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dua Ormas Bentrok Karena Buku Nikah Tak Kunjung Selesai"

Posting Komentar