PSBB Semakin Terang Dilakukan Setengah Hati



GELORA.CO - Kecenderungan pro ekonomi Presiden Joko Widodo dinilai semakin tampak setelah memperbolehkan anak muda berusia 45 tahun ke bawah untuk kembali bekerja di tengah pandemik Covid-19.

Peneliti Insititut Riset Indonesia (Insis) Dian Permata mengatakan, kebijakan yang disampaikan Presiden Jokowi tersebut dinilai berlawanan dengan semangat untuk menghentikan penyebaran wabah Covid-19 atau pro life.

"Soalnya, akan terjadi perpindahan atau lalu lintas manusia. Dari tempat ia tinggal menuju tempat bekerja. Begitu seterusnya," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/5).

Tak hanya itu, kata Dian, kebijakan tersebut juga semakin teranga menjawab keraguan banyak kalangan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan hanya setengah hati.

"Jadi sudah bisa diprediksi. Mengapa tidak terapkan UU Karantina Wilayah. Mengapa pilih PSBB. Dan mengapa penerapan PSBB terkesan setengah hati," jelas Dian.

Dengan demikian, Dian berharap Presiden Jokowi untuk mengkaji ulang kelonggaran atau relaksasi aturan PSBB yang telah berlangsung sejak beberapa bukan ini.

"Meskipun kita tahu bersama kebijakan itu diambil agar ekonomi berputar. Model ini pandangan ini pro economy," terang Dian.

"Hanya saja, apa iya, kebijakan ini menjadi satu-satunya jalan ke luar yang ditawarkan ke pemerintah. Karena dikhawatirkan, kebijakan ini menjadikan para pekerja carrier model baru," tutupnya.[rmol]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PSBB Semakin Terang Dilakukan Setengah Hati"

Posting Komentar