Dugaan Inses di Sibolga Berawal dari Rekaman Ibu-Anak Saling Pijat


GELORA.CO - Seorang pria di Kelurahan Simare-mare, Kota Sibolga, Sumatera Utara, diusir oleh warga karena dituduh berzina dengan ibu kandungnya. Dugaan inses itu mengemuka setelah muncul rekaman ibu-anak tersebut saling pijat.
"Kejadiannya ada pihak kedua memvideokan ibu-anak itu kusu- mengusuk (pijat) secara bergantian," kata Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin kepada detikcom, Minggu (3/5/2020).

Sormin menyebutkan video itu direkam oleh seorang warga berinisial MH. "Pihak kedua (memvideokan) itu berinisial MH," ujar Sormin.
Sormin tidak menyebutkan secara detail bagaimana proses MH merekam hubungan ibu-anak itu. Termasuk apakah MH akan diproses secara hukum atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, pria berinisial E diusir oleh warga karena dituduh melakukan inses dengan ibu kandungnya. Sementara itu, rumah ibunya dilempari warga menggunakan batu.

Lurah Simare-mare, Mahmud Tanjung, menjelaskan peristiwa ini bermula saat dia mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya anak dan ibu kandung yang berzina pada 28 April lalu. Setelah itu, Mahmud mengumpulkan semua pihak terkait untuk dilakukan mediasi. Namun masyarakat yang marah meminta si anaknya diusir.

Saat ini, E tinggal di lokasi dia bekerja. Lokasi itu berjarak 500 meter dari rumah ibunya.

"Saya tanya kemarin katanya tinggal di rumah saudaranya di kelurahan lain. Ternyata saya dapat informasi dia tidak tinggal di situ. Dia tinggal di tempat kerjanya, sekitar 500 meter dari rumahnya itu. Dia kuli bangunan," kata Mahmud Tanjung.

Mahmud mengatakan masyarakat menyebut E dalam keadaan sehat. Hal itu diketahui setelah dia menanyakan kondisi E sebelum diminta meninggalkan rumah.

"Saya tanya dia, kamu sehat? 'Sehat' katanya. Saya tanya tanggal lahirnya, dia jawab. Sepertinya dia normal," ujarnya.(dtk)

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dugaan Inses di Sibolga Berawal dari Rekaman Ibu-Anak Saling Pijat"

Posting Komentar