Zero Kemiskinan Target Politis Jokowi Di Tengah Kepercayaan Publik Yang Susut


GELORA.CO - Ada cara mudah bagi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan target kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2024 mendatang. Salah satunya dengan menurunkan standar pendapatan minimum yang menjadi batas seseorang disebut miskin.

Begitu candaan pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/3).

"Menghapus kemiskinan dari kertas sangat mudah, cukup dengan menghilangkan standar pendapatan minimum, maka tidak ada lagi istilah miskin," sindirnya.

Namun, kata Dedi, jika yang dimaksud Presiden Jokowi menyejahterakan rakyat merupakan persoalan yang sengat berat di saat kondisi ekonomi Indonesia sedang sulit.

"Dan tentu, tidak cukup waktu hanya dengan sisa periode Jokowi," katanya.

Dengan demikian, Dedi menilai pernyataan Presiden Jokowi tersebut hanya ucapan yang politis lantaran saat ini kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin menyusut.

"Statemen presiden bisa saja hanya politis, terlebih kondisi hari ini kepercayaan publik terhadap pemerintah mulai berkurang," pungkasnya.(rmol)
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Zero Kemiskinan Target Politis Jokowi Di Tengah Kepercayaan Publik Yang Susut"

Posting Komentar