Soal Kabinet, Jangan Korbankan Rakyat Demi Akomodasi Parpol


GELORA.CO - Persaingan Pilpres 2019 telah usai seiring penetapan pemenang yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin, Minggu (30/6).

Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih setelah dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dimenangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Pakar hukum tata negara Refly Harun menjelaskan bahwa tugas Jokowi-Maruf kini adalah mencari kader-kader terbaik di negeri ini untuk dimasukkan dalam formasi kabinet.

"Pilihlah menteri yang ikhlas bekerja dan tidak korup," ujarnya dalam akun Twitter pribadi.

Jokowi-Maruf tidak boleh sebatas mempertimbangkan partai politik pendukung dalam menyusun kabinet. Objektivitas harus dijunjung tinggi demi kemajuan bangsa.

"Jangan korbankan rakyat dan republik karena akomodasi politik partai pendukung. Yang baik ambil, yang jelek tinggal," sambungnya.

Sementara kepada awak media, Refly mengingatkan untuk kembali mengawasi jalannya proses demokrasi di negeri ini. Media memiliki tugas mendidik masyarakat dengan berita yang mencerdaskan dan objektif.

"Jangan nyebonger dan ngampreter terus," pungkasnya. [rmol]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal Kabinet, Jangan Korbankan Rakyat Demi Akomodasi Parpol"

Posting Komentar