Menakar Ceruk Politik Haji Pangeran Khairul Saleh sebagai kandidat Calon Gubernur Kalimantan Selatan


HAJI Pangeran Khairul Saleh seperti diberitakan media-media di Kalimantan Selatan telah menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai calon gubernur di Kalimantan Selatan untuk masa jabatan masa bakti 2021-2026.

Nama Pangeran Khairul Saleh sendiri dikenali bukan saja sebagai pemecah rekor, di mana beliau sebelumnya pernah dua periode menjabat bupati Kabupaten Banjar untuk masa bakti mulai tahun 2005-2010, dan kemudian terpilih kembali untuk masa bakti tahun 2010-2015, tetapi juga dinilai sukses sebagai bupati yang mampu mengakselerasi kebijakan pembangunan infrastruktur, paralel dengan capaian hasil pembangunan di sektor pertanian dan pengembangan di bidang pendidikan, terutama untuk pembangunan madrasah dan peningkatan nilai Imtaq (iman dan taqwa) bagi siswa-siswa sekolah di kabupaten Banjar.

Dengan posisi politik seperti ini Haji Pangeran Khairul Saleh diprediksi memiliki kans kuat untuk memenangkan pertarungan sebagai gubernur dengan dua catatan strategis di dalamnya.

Pertama, bangunan afiliasi politik Haji Pangeran Khairul Saleh dinilai memiliki kekuatan tidak saja di basis pengaruh kebudayaan dengan tradisi kesultanan Banjar, juga sosok beliau dinilai merepresentasikan gagasan persatuan umat yang tidak lepas dari kedekatan relasi politiknya dengan kalangan ulama dan habaib serta guru-guru berpengaruh di Kalimantan Selatan.

Kedua, bangunan afiliasi politik Haji Pangeran Khairul Saleh itu amat ideal. Beliau terbersit akan maju sebagai calon independen. Ini penting sebagai basis independensi politik untuk memilih tokoh politik ideal. 

Ini, tentunya bisa menjadi basis kekuatan Haji Pangeran Khairul Saleh dalam memilih kekuatan tokoh yang menguatkan postur pendampingnya sebagai wakil gubernur. Banyak calon-calon terbaik tentunya bisa menjadi rujukan sebagai tokoh terbaik untuk wakil gubernur.

Salah satu yang terbaik menurut saya adalah Habib Hasyim Arsal Alhabsi. Mantan caleg PAN yang ikut menghantarkan Haji Pangeran Khairul Saleh masuk menjadi anggota DPR RI 2019-2024 dengan tambahan suara yang diperolehnya. 

Tetapi rupanya dalam pertemuan keduanya tanggal 17 Juni lalu, tercapai komitmen bahwa untuk membangun sinergi bersama, sebaiknya tanpa harus Habib Hasyim Arsal Alhabsi berperan langsung sebagai calon wakil gubernur.

Menurut Habib Hasyim Arsal Alhabsi, tentunya pilihan terbaik ada di tangan Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri. 

Habib Hasyim akan dukung total ikhtiar politik Haji Pangeran Khairul Saleh. Terpenting, menurut Habib Hasyim Arsal Alhabsi,  calon pendamping nanti harus clean dan clear, serta mampu membangun komitmen membawa masyarakat Banjar memperoleh keadilan dan terpenuhi kesejahteraannya.

Ada beberapa calon terbaik yang bisa bersinergi lebih optimal mendampingi Haji Pangeran Khairul sebagai wakilnya nanti. Santer disebut ada Habib Abdurahman Bahasyim, anggota DPD RI tiga kali berturut-turut. 

Tahun ini beliau untuk keempat kalinya kembali mendapatkan amanah, yaitu untuk DPD RI masa bakti 2019-2024. Ada juga calon kuat seperti H. Muhidin, H. Khairullah, H. Ibnu Sina. Semuanya tentunya ada di kantong Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri.

Menilai dua bangunan afiliasi kekuatan di atas, ditambah pengalaman Haji Pangeran Khairul Saleh sendiri yang pernah menjabat bupati Banjar sebagai satu-satunya kabupaten dengan suara pemilih terbesar di Kalimantan Selatan mencapai 420 ribuan pemilih, tentunya wajar saja kans politik Haji Pangeran Khairul Saleh untuk memenangkan perhelatan Kalsel 1, diprediksi sangat besar. 

A Uwais Alatas
Pemerhati Politik, Aktifis Silaturrahmi Anak Bangsa Nusantara (Silabna) [rmol]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menakar Ceruk Politik Haji Pangeran Khairul Saleh sebagai kandidat Calon Gubernur Kalimantan Selatan"

Posting Komentar