Pengacara Soenarko Klarifikasi Minta Kivlan Hati-hati Bicara


GELORA.CO - Pengacara Soenarko, Ferry Firman Nurwahyudi, meluruskan pernyataannya soal ada pesan dari kliennya kepada Kivlan Zen untuk berhati-hati berbicara dan menerima tamu. Ferry menuturkan pesan tersebut disampaikan dalam konteks gurauan atau bukan percakapan serius.

"Itu cuma sambil bercanda saja, 'Hati-hati sekarang kalau kita berbicara, entar kita masuk lagi,' bukan serius seperti yang ditulis itu. Itu wartawan ada-ada saja nulisnya," ujar Ferry sembari tertawa ketika dihubungi detikcom, Sabtu (22/6/2019).

Ferry membantah bila disebutkan kata-kata Soenarko itu berkaitan dengan kasus yang sedang dihadapi Kivlan. Untuk diketahui, Kivlan ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana makar, hoaks, dan kepemilikan senjata api.

"Nggak ada kaitannya dengan perkara, haduh... nggak ada kaitannya," ucap Ferry.

Ferry lalu menyampaikan kliennya berencana menghabiskan waktu dengan keluarga setelah penahanannya ditangguhkan. Ferry pun sempat mendengar rencana Soenarko menggelar halalbihalal di kediamannya, Cijantung, Jakarta Timur.

"Istirahat saja dulu. Ya di rumah, gendong cucu gitu, menghabiskan waktu bersama keluarga. Nanti kalau memang perlu diadakan halalbihalal, kan masih suasana Lebaran, ya udah nggak apa-apa, dihadirkan nanti. Sementara itu, ada rencana seperti itu cuma belum tahu kapan waktunya," kata Ferry.

Ditanyai apakah Soenarko akan kembali aktif dalam kegiatan-kegiatan politik Prabowo, Ferry mengaku belum mendengar adanya pembicaraan itu dari Soenarko. Yang pasti, lanjut Ferry, hari ini atau besok, Minggu (23/6), Soenarko akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Belum, belum dengar kabar tentang itu (kegiatan politik). Yang jelas gini, dalam satu atau dua hari ini, Bapak akan diperiksa kesehatannya, dilihat kondisi tubuhnya seperti apa. Kalau memang butuh melakukan ibadah, ya, pergi umrah," terang Ferry.

Soal rencana kegiatan Halalbihalal Akbar 212 di sekitar MK yang diinisiasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan beberapa organisasi masyarakat pada 25-28 Juni nanti, Ferry menyampaikan kliennya belum menentukan akan hadir atau tidak.

"Sementara istirahat dululah, ya melihat saja dulu situasinya," tutup dia.

Sebelumnya, Ferry bercerita kliennya sempat bertemu dengan Kivlan Zen sebelum meninggalkan Rutan Guntur, Markas Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/6). Untuk diketahui, Soenarko bersama Kivlan ditahan di rutan tersebut setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

Soenarko merupakan tersangka kepemilikan senjata api ilegal, sedangkan Kivlan menjadi tersangka kasus makar, hoaks, dan kepemilikan senjata api ilegal. Polisi menduga senjata yang dikuasai kedua purnawirawan TNI AD tersebut memiliki keterkaitan dengan aksi 22 Mei 2019.

"Tadi (Soenarko) sudah bisa pulang, tapi karena ada beberapa tamu, karena ketemu Pak Kivlan juga, ketemu dengan beberapa dari TNI, jadi baru pulang ini. Ya disampaikan untuk lebih berhati-hati dalam berbicara ya, supaya tidak timbulkan pro dan kontra di masyarakat dan hati-hati dengan tamu tamu yang tiba-tiba merekam, memviralkan. Itu juga seperti kemarin Pak Soenarko nggak tahu saat ada yang merekam dan memviralkan, karena ada yang tanya saat itu, beliau spontan saja jawab," cerita Ferry kepada wartawan setelah mengawal proses penangguhan penahanan Soenarko.[dtk]
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengacara Soenarko Klarifikasi Minta Kivlan Hati-hati Bicara"

Posting Komentar