Warga Protes Spanduk Jokowi Bertebaran di Batam, Bawaslu Tegur TKD


GELORA.CO -  Spanduk bergambar Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin banyak tersebar di berbagai kawasan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi ini mengundang reaksi dari berbagai pihak. Termasuk protes dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan spanduk-spanduk itu.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam telah berkoordinasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf. Mereka diminta memasang spanduk sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Hari ini sudah banyak berkurang. Sebelumnya itu banyak sekali. Kami sudah minta untuk pemasangan tidak mengganggu estetika yang ada," kata Ketua Bawaslu Batam Syailendra Reza Irwansyah Rezeki ketika ditemui di kantornya, Senin (4/3).

Banyaknya spanduk Jokowi-Ma'ruf Amin yang terpasang merupakan bentuk tidak optimalnya komunikasi antara TKD dengan para relawan. Akhirnya, spanduk-spanduk itu dipasang tanpa melalui komunikasi terlebih dahulu.

Dalam spanduk Jokowi-Ma'ruf Amin turut menyertakan gambar sejumlah pejabat daerah. Seperti Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam HM Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Namun konten tersebut tak menyalahi aturan. Sebab penyertaan gambar pejabat daerah dalam kapasitasnya sebagai kader partai pengusung.

Sejauh ini, Bawaslu Batam telah melakukan tiga kali menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK). Hasilnya ada ribuan APK yang diturunkan. "Penertiban terakhir itu lebih dari 3.000 APK yang kami tertibkan. Banyak pelanggaran memang. Utamanya soal penempatan spanduk dan baliho yang tidak sesuai, di pohon dan daerah-daerah yang memang tidak boleh," terang Reza. [jp]


http://bitly.com/2IQ9JZu
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warga Protes Spanduk Jokowi Bertebaran di Batam, Bawaslu Tegur TKD"

Posting Komentar