Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Negara Tak Hadir Lindungi Warganya

Bawah Gambar
-

Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Negara Tak Hadir Lindungi Warganya

GELORA.CO – Penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet menunjukkan negara ini kembali ke era Orde Baru, di mana orang-orang yang berseberangan dengan pemerintah langsung dihabisi.

“Kasus (Sarumpaet) in seperti kembali ke era orde baru. Kalau dulu orang yang tidak suka dengan pemerintah langsung dipukuli dan diculik. Sekarang tidak beda jauh,” kata praktisi hukum Sunarno Edy Wibowo dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (2/10).

Bowo sapaan akrab Sunarno Edy Wibowo, mempertanyakan pemukulan Ratna Sarumpaet terjadi karena negara tidak hadir untuk menjamin keamanan warga.

“Negara belum bisa menjamin keamanan bagi warganya. Polri belum bisa menciptakan suasana kondusif di tahun politik ini,” terang pria yang pernah satu sel dengan almarhum Munir ini.

Ditambahkan Bowo, adanya peristiwa ini menandakan bahwa negara belum siap menghadapi pemilihan umum (Pemilu) secara langsung.

“Kalau negara tidak siap menggelar Pemilu, ya jangan digelar. Apalagi bila Pemilu berdampak langsung pada rakyat,” terang Bowo.

Ratna Rarumpaet merupakan aktivis yang getol mengkritisi pemerintah. Dalam Pilpres 2019, Ratna dan Neno Warisman insiator deklarasi #2019GantiPresiden menjadi Jurkamnas pasangan capres cawapres Prabowo-Sandiaga. [rmol]


Anda sedang membaca Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Negara Tak Hadir Lindungi Warganya
Lebih lengkap baca sumber http://bitly.com/2Ovh4PG
Silakan Baca Berita Menarik Lainnya di Klik Sini
loading...
Labels:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget