Kasus Bakamla, Fayakhun Dikenalkan ke 3 Orang Ngaku Keluarga Jokowi

Bawah Gambar
-

Kasus Bakamla, Fayakhun Dikenalkan ke 3 Orang Ngaku Keluarga Jokowi

Portal Bersama – Mantan anggota DPR Fayakhun Andriadi menceritakan awal mula diminta membantu memuluskan proyek di Bakamla. Fayakhun mengaku dikenalkan ke beberapa orang dalam pusaran proyek itu.

Awalnya, Fayakhun dikenalkan ke Fahmi Darmawansyah, yang merupakan Direktur Utama PT Merial Esa yang menggarap proyek di Bakamla. Perkenalan Fayakhun dan Fahmi itu melalui Direktur Manajer PT Rohde and Schwarz, Erwin Arief.

“Erwin cerita mau main proyek di Bakamla pakai perusahaan Fahmi Darmawansyah, ‘Tolong dibantu’, terus saya bilang, ‘Bakamla gimana?’ Erwin jawab, ‘Nanti diarahkan kepada Fahmi Habsyi’,” ucap Fayakhun ketika menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

Fayakhun mengaku dikenalkan pada Fahmi Habsyi alias Ali Fahmi oleh TB Hasanuddin. Saat itu, TB Hasanuddin dan Fayakhun sama-sama duduk di Komisi I DPR. Sedangkan Fahmi Habsyi dalam persidangan sebelumnya disebut sebagai staf khusus bidang penganggaran Kepala Bakamla. Dalam penyidikan di KPK maupun persidangan, Fahmi Habsyi sudah beberapa kali dipanggil sebagai saksi tetapi tidak pernah muncul. Hingga saat ini keberadaan Fahmi Habsyi tidak diketahui.

“(Erwin dan Fahmi Habsyi) sudah ketemu mungkin, mereka sudah setting sesuatu,” kata Fayakhun.

Setelah itu Fayakhun mulai menjalin komunikasi dengan Fahmi Habsyi. Dia kemudian menanyakan tentang kebenaran Fahmi Darmawansyah yang disebut ingin menggarap proyek di Bakamla.

“Fahmi Habsyi mengiyakan. Dalam benak saya, Pak TB Hasanuddin mengetahui, akhirnya tidak komunikasi lanjut. Kemudian Fahmi Habsyi ngotot pengin ketemu saya,” ujar Fayakhun.

Komunikasi antara Fahmi Habsyi dengan Fayakhun pun berlanjut. Salah satu pertemuan disebut Fayakhun terjadi di Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan.

“Saya lihat dia (Fahmi Habsyi) bersama teman, dan saya dikenalkan. Saya duduk, ternyata dikenalkan ini, ‘Kun, kita harus bantu Bakamla untuk menjadi besar karena ancaman nasional ada di laut dan kita dibantu kekuasaan untuk itu’,” ucap Fayakhun.

“Dikenalkan 3 orang, katanya dari keluarga Solo, satu (orang) om Pak Jokowi, satu lagi katanya adik Pak Jokowi, dan (seorang lagi) katanya ipar Pak Jokowi,” imbuh Fayakhun.

Ketua majelis hakim Frangki Tambuwun memotong penjelasan Fayakhun. Hakim memperjelas ucapan Fayakhun itu soal keluarga Jokowi.

“Yang mengatakan dari keluarga Pak Jokowi siapa?” tanya hakim.

“Fahmi Habsyi,” jawab Fayakhun.

Namun Fayakhun mengaku lupa nama ketiga orang tersebut. Saat itu, menurut Fayakhun, Fahmi Habsyi kembali memintanya membantu proyek di Bakamla.

“Kemudian Fahmi bilang, ‘Tolong bantulah, nama kamu akan bagus di karier politik partai dan DPR’. Fahmi juga sudah komunikasi dengan Pak (Setya) Novanto,” ucap Fayakhun.

Dalam perkara ini, Fayakhun didakwa menerima suap berupa USD 911.480 atau sekitar Rp 13 miliar dari Fahmi Darmawansyah. Uang suap itu dimaksud agar Fayakhun menambahkan anggaran Bakamla untuk proyek pengadaan satellite monitoring dan drone.
[portal-bersama.com / detik]


Anda sedang membaca Kasus Bakamla, Fayakhun Dikenalkan ke 3 Orang Ngaku Keluarga Jokowi
Lebih lengkap baca sumber http://bitly.com/2pXBD9N
Silakan Baca Berita Menarik Lainnya di Klik Sini
loading...
Labels:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget