Bring Islam Back

Terbaru
'Idul Adha afganistan Agenda Sinting Ahok Akhlaq Akhwat shalihah Al-Arabiya Al-Islam Al-Qaida Al-Quds aliran sesat Alqur'an Amerika Amerika Bangkrut Anak Anak SD anal Analisis Ansyad Mbai Cari Muka Anti HTI Anti islam Apa Itu Jilboobs Apec Aqidah Arab Arab Saudi Artikel Artikel Islam Artis Arts AS Ashobiyah Australia Azab Bakso Babi Bali Ban Ki-moon Banci Bangladesh Bangsa Monyet Bantahan Hizbut-Tahrir Bantul Barat Basyar Asyad BBI BBM BBM Naik Bentrok Kendal Berita Berita Islam Berita Sosial Media Berita Suriah Biseksual Bisikan Syetan Bisnis BLSM BNPT Bosnia BPJS Bps Buddhis Budha Budhis buletin Burma Candi Borobudur Chevron China CIA Cinta CyberWar Daerah Dakwah Dalil Khilafah Damaskus Daulah Democrazy Demokrasi Densu88 Densus Densus Ngawur Densus88 diskusi DIY Do'a Dolly DPR Drone Dunia Gila Dunia Islam Ekonomi Ekonomi Islam Eksploitasi perempuan embrio Erdegon Exploitasi Muslimah Facebook Fahmi Amhar Felix Siauw Felix Siaw Fenomena tak Lazim Fereeport Fiksi Filipina Film Fiqih Forum Ulama Foto FPI Freeport Game Game Menghina Islam Gay Gaza GBK Gema Pembebasan Gempa Bali Generasi Gerakan Anti Islam Gila google GPI Guantanamo Gunung Kelud Guru Tawon Gus Sholah Gwe bgt Habib Riziq Hacker Hadharah Hadhoroh Hadist Halaqoh Online HAM Hamas Hamfara Hanung Bramantyo Hanura Hari Ibu Harokah Harry Tanoe Hasib Umat Islam Headline Heboh Hijab Hijrah hikmah Hindu Hiraclius Hizbut-Tahrir Hizbut-Tahrir Indonesia Hizbut-tahrir Sesat Homo Homs Hot Hot Topic HTI HTI Sesat HTI Sumut Hujan Darah I'edul Adha I'edul Fitri Iblis ICMS Ideologi Idrus Ramli Iedul Adha Ijtima'iy ikhwanul muslimin Ilmu Imam Syafi'i IMF India Indonesia Indonesia Lawyer Club IndonesiaMilikAllah info Info kesehatan Inggris Inspirasi Intelektual Muslim Internasional Intifadah irak Iran Irene Handono ISIS Islam Ismail Yusanto israel Jakarta Jambi Janin Jember Jenggot JICMI 2013 Jihad Jihad Seks JIL Jilbab Jilboobs Jima JIS JK JKN Jogjakarta Jokowi Jokowi-Ahok Jokowi-Jk Jombang Jubir Judi Online Jurus Ampuh Membungkam HTI kaffir Laknatullah Kafir Kafir Harbi Fi'lan Kafir Penjajah Kahsmir Kapitalisme Kapitalisme Tumbang Kaum Luth keadilan Keajaiban Kebebasan Kebesaran Allah Kekerasan kekerasan terhadap anak Keluarga Kemiskinan Kendal Kerudung Kesehatan Keterbelakangan Khabar Khasmir Khazanah khilafah khitbah Kholifah Khutbah 'Iedul Fitri Kimua Kin KIP Kisah Kolonial Komunis Kondom Konspirasi Konspirasi Amerika Konstitusi Konsultasi kontes Kecantikan Kontes Keputrian Kontes Muslimah Kontes Perempuan Kontroversi Korea Utara Korupsi KPI KPK Kriminal krisis bawang Krisis Mesir Kristen Radikal Kristenisasi Kristologi Kritik KUHP Kulite Jeruk Kunang-Kunang Surga Lailatul Qodar LBGT LDII Nasional Lebanon Lesbian Liberal Liberalisme Liqo Syawal Liqo' Syawal Longsor Luar Negri Maha Bharata Mahasiswa Mahfud MD Makanan Makanan Sehat Malang Malaysia mali Manfaat Kulit jeruk Manusia Marcos Tuwan Marcusuar masa lalu Media Megan Young Menarik Mendagri Merayakan tahun baru Mesir Metro Tv MHTI Miras Miris Misionaris Miss Worl 2013 missword MissWorld MK MNCTV Motivasi Mua'alaf Mualaf Muhammadiyah Muharram Muhasabah MUI Mujahid Mujahidah Mujahidin Mukjizat Mukmin Muktamar Khilafah Muktamar Ulama Munarman Murtadin Mus'ab bin Umair Muslim Muslimah Muslimah Hizbut-Tahrir Indonesia Musyrik my experience Myanmar Nabi Muhammad nabi palsu Nafsiyah Nashoro Nasihat Nasional Nasional TKI Nasionalisme Nasrani Natal Nato Neoliberal Netizen New life News ngawur Nu Nushroh Obama opini Pacaran Padang Pakistan Palembang Palestina Pancasila Papua Merdeka Partai Bulan Bintang PBB Pedofil Pelarangan Hijab Pelarangan Kerudung Bali Pelecehan Pembakaran Al-Qur'an Pembakaran Al-Quran Pemenang Missworld Pemerintahan Baru Pemikiran Pemilu Pemimpin Pemuda Pemuda Pemudi Pemudi Pendidikan Pendidikan Anak Pendidikan Indonesia Penguasa Penghianat Penguasa Pengkhianat Pengungsi Suriah Pengusaha Muslim Penipuan Penjajah penjajahan Penodaan Penyadapan Perang Perayaan tahun baru Perempuan Pernikahan Persib Pertamina Photo pilkada Jabar Pilkada Jakarta Pilpres PKB PKN PKS Plesiran Pejabat Poligami Politik Polri Porno Poster Prancis Presiden Baru Propaganda Puasa Quraish Shihab Qurban Ramadhan Ranjang Remaja Renungan Reportase Rezim Diktator Riau riba Rizqi Rohingnya Rohingya Rohinngnya Rohis Rohngnya Rokok RPA Ruhut Sitompul Rusia RUU Ormas Sahabat Rasul Sains Salibis Salju Sara SBY Sedekah Sejarah Sejarah Demokrasi Seks Sekuler Sekulerisme Semarang Sendau Gurau Senjata Kimia Sertifikasi Seruan Silaturrahmi Akbar Sinting Sistem Sampah siyasah Social Media Solo somalia Sosial Media Sosok Sperma Streaming Subhanallah Sudan Sumpah Pemuda Sunnah Nabi Surabaya Surat Pembaca Surga Suriah Syakhsiyah Syakhsiyah Islam Syam Syariah Syetan Perempuan Syi'ah Syiah Syuhada taaruf Tabligh Akbar Tafsir Tafsir al-Qur'an Tahanan tahun baru tahun baru 2014 Takziyah Tambang Emas Tambang Freeport Tangerang Tanya Jawab Tarbiyatul Aulad Tarif Listrik Tausiyah Tebu Ireng Tekhnologi Tepi Barat Teroris Terorisme terroris Thariqoh Thoghut Ticket Jicmi Timur Tengah Tips TKI Togel Online Tokoh Tolak Apec Tolak Miss World Tolak Obama Transgender tsaqofah Tsaqofah Islam Tunisia Turkey Turkistan Timura Tv One Uighur Ukhuwah Ulama Ummat Islam Umum Undip Unik Ust. Arifin Ilham Ustadz Felix Siauw Utang Indonesia Valentain Valentine Video Waktu Luang Wanita Wawancara We Want Khilafah Xinjiang Yahudi Yogyakarta Yunani Zionis


GELORA.CO - Sebuah truk menyenggol tiang traffic light di Jalan Hanoman Raya, Krapyak, Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (6/3/2019) pukul 12.12 WIB.

Tepatnya di lampu merah di median jalan, jalur menuju Kalibanteng, depan Samsat Semarang III.

Dari rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, terlihat di lokasi saat itu sedang lampu merah.

Mobil dan sepeda motor pun berhenti.

Namun, kemudian tampak truk dari belakangnya tetap melaju dan hampir menabrak mobil di depannya.

Terlihat truk itu kemudian berbelok atau banting setir ke kanan dan menghantam median jalan dan tiang traffic light.

Median jalan hancur dan tiang itu roboh.

“Tadi tiba-tiba truk nyasak nyenggol median dan tiang listrik saat lampu merah,” ujar saksi mata, Yanuardi (25) yang juga penjual asongan di lokasi setempat.

“Setelah itu truk tetap berjalan dan diberhentikan oleh para anggota TNI di depan Makam Erevald Kalibanteng.”

“Tadi saya dengar sopirnya bilang sedang mengantuk ketika ditanyai,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, seorang relawan pengatur jalan mengalami luka ringan karena kejadian itu.

“Namun cuma luka ringan, tidak parah,” timpalnya.

Lihat video truk menyenggol tiang traffic light di Jalan Hanoman Raya berikut ini:



Saat Tribunjateng.com tiba di lokasi, tampak para petugas dari Dishub Kota Semarang sedang memperbaiki traffic light tersebut.

Kondisi saat itu sedang dalam hujan lebat, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat ini tiang itu telah diperbaiki.

Arus lalu lintas terpantau ramai lancar.

Kemudian diketahui, truk yang nahas itu berpelat nomor E9017PB.

Kecelakaan tunggal yang diperkirakan pukul 05.10 pagi tadi tidak menimbulkan korban jiwa.

Sang sopir, Sukandi menjelaskan, awalnya ia mengendarai sebuah truk tak bermuatan dari Indramayu menuju Kudus.

Saat melintas di Jalan Walisongo, cuaca gerimis sehingga permukaan jalan licin.

Sukandi mengatakan sekitar pukul 05.00 WIB, dia merasa ngantuk kira-kira 2 kilometer sebelum lokasi kejadian.

"Sebenarnya sudah mau menepi istirahat. Nah pas di depan PT Sami saya kaget ada beberapa orang diduga karyawan pabrik menyeberang. Sontak saya banting setir ke kiri dan menabrak pal listrik," terang pria asal Indramayu tersebut.

Petugas PLN bagian Semarang Barat sampai ke lokasi beberapa menit setelah kejadian melakukan peninjauan.

Selang dua jam, Kepolisian Polsek Tugu sampai di lokasi melakukan olah TKP dan segera menderek truk.

Andy Mulyanto selaku Koordinator Teknik PLN Semarang Barat mengatakan, pihaknya segera menyiapkan tiang pengganti dan beberapa aksesori lain.

Pihaknya terpaksa memutus aliran listrik pada kabel di tiang tertabrak setelah melakukan konfirmasi kepada beberapa pihak yangg mendapat suplai listrik.

"Tidak hanya itu, kami juga lakukan pelimpahan arus khusus arus listrik yang menuju ke daerah Ngaliyan," terang Andy.

Sejak pukul 07.00, PLN memutus aliran listrik bertegangan 20.000 volt untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pengerjaan.

Arus listrik yang menuju sepanjang Jalan Walisongo dan mensuplai AP V Kendal padam hingga pukul 15.30 WIB.

Proses perbaikan dan penggantian tiang dimulai sejak pukul 11.30 WIB.

Sejumlah 9 personel dengan 2 armada crane dikerahkan.

Proses pengerjaan sempat tersendat dikarenakan cuaca hujan.

"Kami selesai sekitar pukul 15.20 WIB. Karena tidak ada jaringan yang rusak, selang 10 menit arus listrik kembali dinyalakan," ujar Andy.

Selama pekerjaan, arus lalu lintas di Jalan Walisongo menuju arah Kota Semarang dan kawasan PT Sami tersendat karena sebagian lajur tertutup oleh mobil crane.[tribun]

http://bitly.com/2TlS4O1


GELORA.CO - Kasus hukum yang tengah dihadapi dosen sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet menuai empati dan keprihatinan rekan-rekannya di UNJ.

Mereka yang tergabung dalam Aliansi Dosen Universitas Negeri Jakarta untuk Demokrat mendesak pembebasan Robet. 

Mantan aktivis 98 itu ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dari kediamanan di perumahan Mutiara Depok, Sukmajaya, Jawa Barat pada Rabu (6/3) jelang tengah malam. 

Penangkapan Robet karena dianggap melecehkan institusi negara, khususnya TNI. Video orasi Robet tengah menyanyikan cuplikan pelesetan Mars ABRI dalam aksi Kamisan, Kamis (28/2) pekan lalu, menjadi dasar tuduhannya. Video berdurasi 7 menit 40 detik yang diunggah melalui laman Yotube itu telah beredar luas di media sosial.

"Kami Aliansi Dosen Universitas Negeri Jakarta untuk Demokrasi menyatakan dukungan kepada Dr. Robertus Robet dan menolak segala bentuk teror oleh negara dan pembungkaman kebebasan berekspresi dalam rangka menegakkan negara hukum dan demokrasi," tegas Rakhmat Hidayat mewakili aliansi melalui siaran pers yang diterima redaksi, pagi ini (Kamis, 7/3). 

Rahmat menekankan, kebebasan berekspresi telah diatur dalam UUD 1945 Amandemen II Pasal 28 E ayat (2) yang menyatakan bahwa “Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya”. 

Selanjutnya dalam ayat (3) menyatakan “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat”. 

Kebebasan berekspresi juga dijamin dan dilindungi oleh Pasal 3 UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia. 

"Oleh karena itu, kami mendesak agar Dr. Robertus Robet segera dibebaskan dari segala tuntutan hukum dan dijamin keamanan dan keselamatannya dari ancaman teror dan persekusi dari berbagai pihak kepada Dr. Robertus Robet dan keluarganya," ujarnya. 

Rahmat juga menyatakan sikap aliansi menolak rencana pemerintah mengembalikan dwi fungsi TNI. 

"Kami juga mendesak agar peraturan-peraturan yang hukum yang sering disalahgunakan untuk membungkam kritik kepada pemerintah, seperti berbagai undang-undang yang digunakan untuk menjerat Dr. Robertus Robet, untuk dicabut karena dapat digunakan sebagai alat politik yang mencederai semangat Reformasi 1998 dan penegakan negara hukum dan demokrasi di Indonesia," ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan, potongan pelesetan Mars ABRI yang dipersoalkan dibuat pada era Reformasi 1998. 

Potongan lagu itu dinyanyikan Robet dengan maksud mengingatkan kembali agar pemerintah tidak mengakomodasi kepentingan militer untuk kembali memasuki jabatan sipil. Sebab, penghapusan dwi fungsi ABRI adalah salah satu agenda utama Reformasi 1998. 

"Dalam orasinya, Robertus Robet juga menekankan bahwa sebagai negara hukum dan demokrasi kita semestinya mendorong dan menjaga TNI sebagai institusi militer yang profesional, yang tidak memasuki ranah institusi sipil," paparnya. [rmol]

http://bitly.com/2EE533F


GELORA.CO - Dalam menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak ada ungkapan bagimu agamamu bagiku agamaku .

“Jadi tidak ada lagi ungkapan bagimu agamamu bagiku agamaku berbeda mazhab saja, mazhab ente mazhab saya,” kata Cawapres KH Ma’ruf Amin di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018) dikutip dari Sindonews.

Kata Kiai Ma’ruf, di antara para pendukung capres dan cawapres maupun politisi harus menyampaikan program secara santun.

“Sebaiknya tak ada saling menjelekkan mengolok-olok tapi masing-masing sampaikan program yang akan diberikan dan dengan cara santun tidak keras keras tidak galak seperti cara Rasullullah,” jelasnya.

Selain itu, Kiai Ma’ruf menyoroti banyaknya penyebaran hoaks dan caci maki dari pendukung capres.

“Sekarang banyak makkiyun-makkiyun, bukan ahli Mekah tapi ahli maki-maki. masjid aja dipakai maki-maki, hoaks jadi. Baiknya tidak perlu dengan cara-cara begitu, dengan cara-cara baik,” ujar Kiai Ma’ruf.[sn]

http://bitly.com/2TlRZKd


GELORA.CO - Joko Widodo (Jokowi) seorang presiden yang keislamannya sangat nyata dan pekerja keras untuk bangsa dan rakyat Indonesia.

Demikian dikatakan Ustadz Yusuf Mansur dalam pernyataan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia mengatakan, jika Jokowi terpilih kembali, pembangunan akan berjalan dengan efisien dan masyarakat Indonesia dapat segera menikmati hasilnya.

“Pak Jokowi enggak perlu buang-buang waktu, berlama-lama untuk pilih-pilih menteri baru dulu. Enggak perlu pilih-pilih deputi baru, sekjen baru, dirjen baru. Enggak pakai ribut dulu, enggak pakai lama,” ujarnya.

Menurut Yusuf Mansur, selama menjadi Presiden 2014, menjadi bukti Presiden Jokowi seorang yang pekerja keras.

Kata Yusuf Mansur, untuk melanjutkan dua periode, Jokowi tidak banyak belajar dan melanjutkan program kerja yang telah ada.

“Pak Jokowi juga enggak perlu tergagap-gagap belajar lagi. Empat tahun insyaallah cukup buat beliau belajar dan menguasai, entar periode kedua, bisa lebih belajar tetap harus belajar, dan akan lebih menguasai,” kata Yusuf.[sn]

http://bitly.com/2IWNfpM


GELORA.CO - Jusuf Kalla (JK) menunjukkan banyak sikap berbeda termasuk yang terbaru tidak setuju program pengangguran digaji negara menunjukkan wakil Presiden memperlihatkan ke rakyat Jokowi tidak mempunyai kemampuan.

Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Rabu (6/3/2019). “Rakyat akan menyetujui sikap JK tersebut,” ungkap Muslim.

Kata Muslim, pernyataan JK akhir-akhir ini secara tidak langsung mengingatkan kepada rakyat negara Indonesia bisa hancur bila dipimpin Jokowi. “Memimpin bangsa Indonesia tanpa perhitungan, dan kurang teliti. Ini menyebabkan negara bisa hancur,” papar Muslim.

Menurut Muslim, JK sebagai negarawan dan politisi sudah melihat kinerja Jokowi banyak menguras uang negara dan tidak berdampak kepada rakyat. “Pembangunan hanya untuk pencitraan Jokowi agar berkuasa dua periode,” paparnya.

Muslim mengatakan, uang negara bisa jebol dengan berbagai program Jokowi. “Masalah BPJS saja tidak bisa diselesaikan dan menyalahkan bawahannya. Sekarang ada program pengangguran digaji. Ini membawa beban kekuatan negara,” jelas Muslim.[sn]

http://bitly.com/2TzivyZ


GELORA.CO - Rencana acara talkshow Rocky Gerung dan Babe Haikal di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada akhir pekan ini sempat mendapat penolakan. Meski demikian, panitia tetap akan menggelar talkshow tersebut. 

"Ini murni talkshow. Tidak ada kaitan dengan kampanye Prabowo-Sandi. Kalau pun ada yang menafsirkan bahwa ini kampanye, silakan," kata Pengurus Garuda Emas Pusat Andi M Ismail di Mataram, seperti dilansir Antara, Kamis (7/3/2019). 

Talkshow itu rencananya digelar pada Sabtu (9/3) mendatang. Andi mengatakan Rocky Gerung dan Babe Haikal di Lombok, untuk memenuhi undangan relawan Garuda Emas selaku inisiator acara dan acaranya tidak terkait kampanye Prabowo-Sandi.

Andi mengakui, pihaknya sudah meminta izin keramaian kepada aparat kepolisian untuk mengawal acara tersebut, untuk menghindari gesekan yang terjadi di lapangan. Surat tersebut juga ditujukan kepada warga di sekitar lokasi acara dan Bawaslu NTB.

"Izin sudah kami urus mulai dari tingkat bawah. Tapi izinnya belum keluar. Kami juga akan meminta aparat TNI kalau ini belum juga diberikan izin," katanya lagi.

Sementara itu, Srikandi Garuda Emas dr Rita mengatakan talkshow tersebut bertiket, karena pihaknya memikirkan segi keamanan pada masa-masa saat ini selalu berhadapan dengan prasangka.

"Justru dengan tiketing ini sebenarnya meminimalkan keributan. Kita membantu pemerintah daerah untuk meminimalkan situasi dan kondisi yang tidak diinginkan, sehingga kita terapkan tiketing," ucap Rita.

Ia menilai, justru kalau seandainya tidak bertiket dan dilakukan secara 'outdoor' nanti akan dapat memancing seperti yang ditakutkan, dan dengan tiketing ini akan berjalan kondusif karena yang datang adalah orang-orang yang ingin bangkit pascagempa terjadi.

"Kalau seandainya itu dipersoalkan izin, kami berharap di sini pihak keamanan yang punya wewenang mengeluarkan izin dapat membantu kita jangan dipersoalkan sepertinya ada kesan bahwa kita akan membuat sesuatu yang membawa keributan," katanya lagi.

Mandatory Garuda Emas NTB Randi Bugis mengakui bahwa kegiatan itu murni untuk mengembalikan eksistensi dunia pariwisata NTB, khususnya Senggigi, Lombok Barat pascagempa bumi.

"Sebagai wujud membangkitkan pariwisata Senggigi, kami mengadakan talkshow dengan menghadirkan Babe Haekal Hasan dan Rocky Gerung. Tema yang diangkat Eksistensi Melahirkan Perubahan," ungkap Randi.

Ia menambahkan, kehadiran dua tokoh itu untuk meningkatkan eksistensi Senggigi setelah tertimpa musibah gempa.

"Senggigi sangat terpuruk, semua hotel dan restoran enam bulan terakhir bisa dikatakan seperti kuburan, coba lihat pada jam 10 dan jam 12 malam dibandingkan sebelumnya sangat eksis," katanya lagi. [dtk]

http://bitly.com/2IXIXyx

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget