Halloween Costume ideas 2015

Blog.Bringislam.web.id

Niat Julia Perez Tanam Sperma, MUI: Itu Haram

Niat Julia Perez Tanam Sperma, MUI: Itu Haram Niat Julia Perez Tanam Sperma, MUI: Itu Haram

Jakarta.  Julia Perez berniat menanam sperma untuk mendapatkan keturunan. Artis yang akrab disapa Jupe ini diketahui memang ingin memiliki anak, sehingga ia memutuskan untuk menjalani proses invitro tanam sperma atau bayi tabung. Pada 9 Oktober mendatang, ia akan terbang ke Singapura dan Malaysia untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Tapi hal itu sepertinya akan terus menjadi kontroversi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai langkah Jupe tersebut tak sesuai dengan ajarat Islam. Tanam sperma menurutnya melanggar syariat.
“Itu haram! Jadi kehamilan itu bisa dilakukan kalau ada hubungan nikah. Sperma itu haram kalau pembuahannya dari kloning atau zina,” ungkap Ketua Komisi Dakwah MUI, Cholil Nafis kepada detikHOT, Rabu (8/10/2014).

Julia berniat terbang ke Singapura dan Malaysia untuk mendapatkan donor sperma. Ia juga mengaku tahu persis siapa pendonor sperma untuknya.
Tapi meski begitu, hal tersebut tetap tak bisa dibenarkan.
“Jelas atau tidak (pendonornya), kalau bukan menikah tetap haram itu spermanya. Menyalahi hukum,” tegas Cholil.

Malaysia termasuk negara yang memperbolehkan program bayi tabung dengan donor sperma.  Sedangkan di Indonesia, setiap pasangan yang akan melaksanakan program bayi tabung harus menyerahkan surat nikah yang menunjukkan bahwa keduanya merupakan suami istri.
Menurut Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K), dari Klinik Fertilitas Graha Amerta RSUD Dr Soetomo Surabaya, berdasarkan UU No. 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan pasal 16 ayat 1, kehamilan di luar cara alami dapat dilaksanakan sebagai upaya terakhir untuk membantu suami istri mendapat keturunan. Upaya kehamilan di luar cara alami sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah.
“Jadi tampak jelas aturan yang ada di Indonesia, memang persyaratannya berasal dari sperma dan ovum suami istri yang sah. Sedangkan di luar negeri memang ada yang membolehkan donor sperma, donor ovum bahkan donor embrio,” jelas Prof Budi, dikutip dari detikHealth, Rabu (8/10/2014).  (detik/sbb/dakwatuna)

Labels:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget