Islam Will Dominate | Bring Islam | Khoirunnasi Anfa-uhum Linnas
Headlines News :

Latest Post

Geng Motor : Entitas Kriminalitas Buruknya Kehidupan Sosial Sekulerisme-Kapitalisme

Written By Nova Hafidzah on Kamis, 23 Mei 2013 | 21.13.00

Geng Motor
Penangkapan sejumlah geng motor di tanah air, seperti di Pekanbaru dan Makassar mengungkap fakta-fakta kejahatan mereka yang sesungguhnya. Bila selama ini masyarakat hanya mengetahui secuil tindak kriminalitas geng motor seperti balap liar dan kekerasan, ternyata mereka sudah kerapkali melakukan kejahatan yang jauh lebih keji. Selain terbiasa dengan seks bebas sesama geng, berulang kali melakukan pemerkosaan dan berbagai tindak perampasan juga kekerasan. 
 
Maraknya kemunculan geng motor tidak lepas dari hancurnya tatanan sosial masyarakat. Banyak remaja dan kaum muda yang merasa frustrasi karena hidup dalam kemiskinan, putus sekolah, broken home, bingung dan cemas menghadapi masa depan. Ditambah lagi agama telah dijauhkan dari kehidupan kecuali sekedar aturan ibadah belaka.
 
Sementara dalam masyarakat kapitalisme-sekuler seperti di Indonesia, telah berlaku pola hidup survival of the fittest atau hukum rimba, siapa yang kuat maka akan menang. Karena merasa lemah sejumlah orang berkumpul untuk memiliki entitas sosial yang kuat. Geng motor adalah salah satu entitas yang dianggap memuaskan. Memiliki kesamaan pemikiran dan perasaan  –jiwa antisosial –, mereka bersatu dalam satu wadah lalu merasa kuat untuk melakukan tindak kekerasan terhadap siapa saja yang mereka anggap sebagai lawan, termasuk kepada masyarakat.
 
Dalam entitas seperti geng motor, solidaritas dibangun amat kuat ditambah dengan ancaman bagi siapa saja yang dianggap ‘berkhianat, apakah itu membelot kepada kelompok lain atau keluar. Penganiayaan dan kekerasan bisa dijatuhkan kepada anggota yang dianggap berkhianat. Ini yang membuat ikatan di antara anggota geng motor menjadi solid.
 
Selain itu adanya jaminan perlindungan dari geng dan juga pimpinan membuat mereka berani melakukan hal-hal antisosial yang dulu sulit mereka lakukan, seperti memalak, melakukan tindak kekerasan, merusak fasilitas umum termasuk melakukan pemerkosaan dan pembunuhan.
 
Keberadaan pimpinan yang kharismatis sekaligus sadis juga salah satu faktor geng motor ini jarang terpecah. Pimpinan geng motor biasanya selain royal kepada anak buahnya, juga tidak segan-segan melakukan penganiayaan kepada mereka yang dianggap tidak setia. Kasus geng motor pimpinan Klewang di Pekanbaru, salah satu contoh. Klewang selain kejam juga membebaskan anak-anak buahnya melakukan seks bebas di antara mereka dan menggunakan narkoba.
 
Geng motor semestinya sudah dimasukkan sebagai persoalan serius yang mengancam keamanan masyarakat. Hampir di setiap kota besar terdapat geng motor dengan aksi kejahatan mereka. Di Bandung aksi kejahatan geng motor sudah lama dan berlangsung hingga kini. Di Medan seorang anggota polisi tewas dikeroyok geng motor. Tahun lalu seorang anggota TNI AL menjadi korban kebrutalan geng motor di Jakarta.
 
Selain itu para remaja dan kaum muda juga mudah tertarik untuk bergabung dengan geng motor. Faktor kejiwaan remaja yang labil akibat pemikiran kapitalisme-sekulerisme, membuat aksi dan solidaritas keanggotaan geng motor menarik perhatian mereka. Slogan seperti ‘persaudaraan’, ‘solidaritas’, ‘setia kawan’, dsb. dan budaya hedonisme yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi kawula muda.
 
Di Barat, berbagai geng termasuk geng motor banyak diminati kaum muda. Geng-geng motor seperti Bandidos, Vagos, Mongols hingga yang dipercayai terbesar seantero Amerika, Hells Angels, banyak menarik perhatian kaum muda di AS. Padahal seluruh geng motor di AS tidak ada yang tidak terlibat dalam kejahatan seperti kekerasan, pembunuhan, penjualan narkoba, penjualan senjata gelap, prostitusi dan pemerkosaan. Berulangkali FBI menangkapi anggota dan pimpinan anggota geng-geng motor tersebut.
 
Lambannya penanganan terhadap aksi geng motor memang menjadi salah satu penyebab masih eksisnya mereka di jalanan. Faktor hukum yang tidak memberi efek jera juga menyumbangkan penyebab tidak kapoknya geng-geng ini terus bermunculan. Dalam Islam tindak kriminal yang geng motor lakukan seperti menakut-nakuti masyarakat, menciptakan rasa tidak aman di jalanan, apalagi sampai melakukan tindak kekerasan dan perampasan sudah masuk kejahatan berat dengan ancaman sanksi yang berat. Firman Allah:
 
“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,”(QS. al-Maidah [5]: 33).
 
Meski sekarang operasi membubarkan geng motor tengah dilakukan dengan gencar oleh aparat, akan tetapi keberadaan mereka seperti kata pepatah; mati satu tumbuh seribu. Satu geng motor bisa dibubarkan, akan tetapi akan bermunculan lagi kelompok-kelompok baru. Karena geng-geng kriminal seperti geng motor lahir dari rahim kapitalisme-sekulerisme. Selama masih ada ketimpangan sosial dan ekonomi, maraknya broken home, pengangguran, mahalnya biaya pendidikan, hedonisme, dan lemahnya penangangan hukum, maka geng-geng motor seperti itu tidak akan punah. Di negara-negara Barat yang menerapkan kapitalisme-sekulerisme, kelompok-kelompok seperti itu masih terus eksis dengan aksi kriminalnya. Padahal perang terhadap keberadaan mereka sudah ditabuh aparat keamanan sejak lama. Tidak ada jalan keluar untuk menghapus keberadaan mereka melainkan dengan mengganti terlebih dahulu tatanan sosial yang rusak dengan tatanan sosial yang benar dan sesuai fitrah manusia, yaitu tatanan sosial yang dibangun sesuai syariah Islam dalam naungan sistem al-Khilafah ar-Rasyidah. Tanpa perubahan total maka tidak realitas masyarakat yang rusak tidak akan pernah berubah menjadi baik dan diridhai oleh Allah SWT. 

Generasi Baru Mafia Berkeley Jadi Menkeu

Noorsy: Ini Alasan SBY Pilih Generasi Baru Mafia Berkeley Jadi Menkeu




Chatib Basri dan Ichsanuddin Noorsy-jpeg.image
Chatib Basri & Ichsanuddin Noorsy (kanan) saat memaparkan pandangan mereka terkait bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun dalam rapat Tim Pansus Angket Century di Jakarta, Kamis (21/1/2010).(imam sukamto/tempo)
JAKARTA): Presiden SBY sudah memilih Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Agus Martowardojo yang digeser menjadi Gubernur Bank Indonesia.
Pakar ekonomi politik Universitas Indonesia (UI), Ichsanuddin Noorsy, memahami alasan SBY memilih Chatib. Paling tidak, kata Ichsan, ada tujuh alasan mengapa SBY memilih generasi baru Mafia Berkeley itu.
Alasan pertama, ungkap Ichsan, Chatib Basri menunjukkan keberpihakan pada liberalisasi sektor keuangan sejak pemerintahan Megawati. Saat itu, ketika Ichsan berdebat dengan Chatib di salah satu televisi swasta tentang divestasi PT Indosat, dengan tegas Chatib Basri menyatakan, “Kantongi nasionalisme-mu.
“Sikap dia saya kutip lagi saat saya berdebat dengan yang bersangkutan bersama Emil Salim, dan Amien Rais di Sugeng Sarjadi Forum dan ditayangkan di Q -TV,” ungkap Ichsan kepada rakyat merdeka online Senin (20/5/2013) malam.
Alasan kedua, lanjut Ichsan, Chatib kembali menunjukkan keberpihakan kepada liberalisasi perekonomian setelah UU No. 20/2002 tentang Ketenaga listrikan dibatalkan Mahkamah Konstitusi pada 15 Desember 2004, yang membuat kredibilitas pemerintah RI terganggu di mata investor asing dan negara-negara OECD. Pemerintah juga cemas karena UU No. 22/2001 tentang Migas juga sedang dimohonkan pembatalannya di MK.
“Jilmy Asshidiqie Ketua MK di rumah jabatannya jalan Widya Chandra di hadapan sejumlah rekan-rekannya yang sedang bertamu menyatakan bahwa Rizal Mallarangeng, Moh Iksan dan Chatib Basri sudah melobi dirinya.Tujuannya agar UU Migas tidak bernasib seperti UU Ketenagalistrikan,” ungkap Ichsan.
Alasan ketiga, masih kata Ichsan, Chatib Basri menyetujui argumen Bank Dunia bahwa subsidi BBM adalah sasaran, tanpa lebih dulu memasalahkan status komoditas sektor energi dan pengertian subsidi pada hajat hidup orang banyak.
Alasan keempat, lanjut Ichsan, mengenai UU No. 25/2007 tentang Penanaman Modal. Pada November 2007 MK sedang menyidangkan gugatan pembatalan UU Penanaman Modal. Dari pihak penggugat tampil tiga saksi ahli yaitu Revrisond Baswir, Hendri Saparini dan Ichsanuddin Noorsy.
Dari pihak Pemerintah tampil tiga saksi ahli, Faisal Basri, Umar Juoro, dan Chatib Basri. Chatib dan Faisal mengungkapkan argumen bahwa perbaikan UU Penanaman Modal dibutuhkan karena ditujukan untuk membuka lapangan kerja.
Saat itu, dengan menggunakan data Kementerian Koperasi dan UMKM, Ichsanuddin Noorsy pun membuktikan sebaliknya. Yakni pada 2005-2007 UMKM menyerap lapangan kerja sebesar 97,1 sampai 97,2 persen dengan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi mencapai 54-56 persen.
Kelima, kata Ichsanuddin, pada Januari 2010 saat dia, Hendri Saparini dan Chatib Basri diminta sebagai nara sumber pada Pansus Bank Century, Chatib dengan tegas membela kebijakan yang terindikasi memenuhi unsur pidana itu, sementara Ichsan menegaskan, kebijakan talangan Bank Century Rp 6,762 triliun adalah bukti lemahnya pengawasan perbankan serta kebijakan yang melanggar asas kehati-kehatian dan kepatuhan perbankan sehingga memenuhi unsur pidana.
Keenam, lanjut Ichsan, beberapa saat setelah ditetapkan sebagai Menkeu, Voice of America mewawancarai Chatib. Ichsan mengatakan, jika mencontoh Obama memilih Timothy Geithner atau Jack Lew sebagai Menteri Keuangan, maka sikap SBY bertentangan dengan Obama dalam melindungi kepentingan negaranya pada peperangan ekonomi dengan RRC dan musuh-musuh potensial lainnya.
SBY jelas telah membuktikan sikap dirinya. Pembuktikan ini bertentangan dengan pernyataannya 12 Juli 2007 bahwa SBY tidak menganut neoliberal.Pernyataan ini diulanginya saat kampanye 2009 dengan menyebut bahwa dirinya memilih jalan tengah.
Chatib Basri-1-jpeg.image
Chatib Basri (Menkeu baru)
Ketujuh, kata Ichsan lagi, Chatib dikenal hangat dengan PT Astra Internasional, PT Indika Energy, bahkan dengan kelompok Bakrie. Maka selain sejumlah alokasi anggaran belanja akan mulus dalam rangka Pemilu 2014, divestasi 7 persen New Mount, proyek Jembatan Selat Sunda, dan redenominasi pun akan lancar.
Ichsan menambahkan, sejak Maret 2013, ketika Agus Martowardoyo diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI, seorang konglomerat yang sangat dekat dengan istana membisikkan kepada dia bahwa SBY sudah menyiapkan Chatib Basri sebagai Menkeu.
Ichsanuddin mengaku tidak menyahuti informasi itu di saat diskusi tentang defisit APBN dan neraca perdagangan sedang berlangsung serius. (sumber: rmol.com), salam-online
[www.bringislam.web.id]

Hizbut-Tahrir Itu Apa?


Hizbut-Tahrir Inter Nasional
Apa itu Hizbut Tahrir?

  Hizbut Tahrir adalah organisasi politik Islam global yang didirikan pada 1953 di bawah pimpinan pendirinya – seorang ulama, pemikir, politisi ulung, dan hakim Pengadilan Banding di al-Quds (Yerusalem), Taqiuddin an-Nabhani. Hizbut Tahrir beraktivitas di seluruh lapisan masyarakat di Dunia Islam mengajak kaum Muslim untuk melanjutkan kehidupan Islam di bawah naungan Negara Khilafah. 

Hizbut Tahrir beraktivitas di seluruh dunia Islam untuk memperkuat komunitas Muslim yang hidup secara islami dalam pikiran dan perbuatannya, dengan terikat pada hukum-hukum Islam dan menciptakan identitas Islam yang kuat. Hizbut Tahrir juga beraktivitas bersama-sama komunitas Muslim di Barat untuk mengingatkan mereka agar menyambut seruan perjuangan mengembalikan Khilafah dan menyatukan kembali umat Islam secara global. Hizbut Tahrir juga berupaya menjelaskan citra Islam yang positif kepada masyarakat Barat dan terlibat dalam dialog dengan para pemikir, pembuat kebijakan dan akademisi Barat.

Mengapa Hizbut Tahrir menyebut dirinya sebagai “partai politik Islam”?

Berbeda dengan tradisi sekular, dalam Islam tidak ada dikotomi antara agama dan politik. Aktivitas yang Hizbut Tahrir lakukan adalah aktivitas politik, karena dengan aktivitas ini Hizbut Tahrir berupaya memelihara kemaslahatan umat sesuai dengan hukum-hukum dan solusi-solusi Islam; Islam memandang politik sebagai aktivitas memelihara kepentingan masyarakat dengan aturan dan solusi Islam.

Apa metodologi Hizbut Tahrir?

Hizbut Tahrir mengadopsi metodologi yang digunakan oleh Nabi Muhammad saw untuk mendirikan Negara Islam pertama di Madinah. Nabi Muhammad saw membatasi aktivitas penegakan Negara Islam pada ranah intelektual dan politik. Beliau saw mendirikan negara Islam tanpa menempuh jalan kekerasan. Beliau saw berjuang memobilisasi opini publik agar mendukung Islam dan berupaya mempengaruhi kelompok elit intelektual dan politik pada masanya. Meskipun mengalami beragam penyiksaan dan pemboikotan, Nabi Muhammad saw dan golongan Muslim perdana tidak pernah mengambil jalan kekerasan.

Kami mengadopsi perjuangan intelektual dan politik ini karena kami yakin ini merupakan jalan yang benar dan efektif untuk menegakkan kembali Khilafah Islam. Karena itu, Hizbut Tahrir secara proaktif menyebarkan pemikiran-pemikiran Islam, baik yang bersifat intelektual maupun politik, secara luas di masyarakat-masyarakat Muslim sembari menantang status quo yang ada.
Hizbut Tahrir menyuarakan Islam sebagai jalan hidup yang komprehensif yang mampu menangani seluruh urusan bermasyarakat dan bernegara. Hizbut Tahrir juga mengemukakan pandangan-pandangannya terhadap peristiwa-peristiwa politik dan menganalisisnya dari perspektif Islam.
Hizbut Tahrir menyebarkan pemikiran-pemikirannya melalui diskusi dengan masyarakat, lingkar studi, ceramah, seminar, pendistribusian leaflet, penerbitan buku dan majalah dan via Internet.
Metodologi Hizbut Tahrir dijelaskan secara rinci dalam buku The Methodology of Hizb ut-Tahrir for Change.

Di mana Hizbut Tahrir beraktivitas?

Hizbut Tahrir beraktivitas di Eropa, Asia Tengah, Timur Tengah, anak benua India, Australasia dan Amerika.

Apakah Hizbut Tahrir menganjurkan kekerasan dan apakah Hizbut Tahrir menjadi kepanjangan tangan para teroris?

Hizbut Tahrir berkeyakinan bahwa perubahan yang dicita-citakan harus dimulai dari pemikiran orang-orang dan kami yakin orang-orang atau masyarakat tidak dapat dipaksa untuk berubah dengan kekerasan dan teror. Konsekuensinya, Hizbut Tahrir tidak menganjurkan atau terlibat dalam kekerasan. Hizbut Tahrir sangat terikat terhadap hukum Islam dalam seluruh aspek perjuangannya. Hizbut Tahrir adalah entitas intelektual dan politik Islam yang berupaya mengubah pemikiran umat melalui diskusi dan debat intelek. Kami memandang bahwa hukum Islam melarang penggunaan kekerasan atau perjuangan bersenjata melawan rezim penguasa sebagai metoda untuk menegakkan kembali Negara Islam.

Banyak sekali artikel yang dipublikasi di beragam saluran media, termasuk di antaranya Reuters, Itar-Tass, Pravda, AFP, Al-Hayat, AP dan RFERL, yang dengan jelas menyatakan bahwa Hizbut Tahrir adalah organisasi nonkekerasan yang menolak perjuangan bersenjata atau kekerasan sebagai bagian dari metodologi partai.

Apakah Hizbut Tahrir kelompok ekstrimis?

Kelompok-kelompok ekstrimis mengeksploitasi rasa takut umat dan memberikan argumen-argumen mentah berdasarkan pemikiran yang lemah dan salah. Kami tidak bersembunyi di balik polemik dan slogan – kami yakin kekuatan pemikiran-pemikiran kami terlihat jelas dalam literatur kami. Para anggota kami telah berdiskusi dan berdebat dengan beberapa pemikir terbaik di dunia seperti Noam Chomsky, Daniel Bennett dan Flemming Larsen dari IMF, karena kami yakin satu-satunya cara untuk memajukan manusia ialah dengan terlibat dalam diskusi dan debat global. Kami yakin sekarang ini sudah saatnya menghapuskan label kuno ‘ekstrimis’ dan ‘moderat’ dan kami pun yakin bahwa setiap orang yang memiliki pandangan yang berbeda bisa terlibat dalam dialog yang rasional. Jika Anda ingin salah seorang anggota kami berpartisipasi dalam debat atau diskusi panel yang Anda selenggarakan, silahkan kontak kami.

Apakah Hizbut Tahrir memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok lain?

Hizbut Tahrir tidak ada hubungan dengan gerakan, partai atau organisasi Islam atau non-islam, baik dari segi nama maupun aktivitasnya.

Mengapa Hizbut Tahrir dilarang di banyak negara?

Hizbut Tahrir berada pada garis terdepan dalam aktivitas politik di Dunia Islam. Hizbut Tahrir telah menantang dan menjadi perhatian para penguasa tiran di Dunia Islam. Rezim-rezim tiran itu merespon aktivitas Hizbut Tahrir dengan cara memenjarakan, menyiksa dan membunuhi para anggota kami. Meskipun tantangan kami terhadap rezim-rezim ini berada pada tataran intelektual dan politik, yakni dengan melakukan debat dan diskusi, rezim-rezim ini mengambil langkah melarang dan membungkam partai, karena mereka tidak punya pemikiran intelektualnya sendiri. Karena rezim-rezim ini tidak menoleransi setiap oposisi, maka partai-partai yang beroposisi lainnya juga dilarang. Meskipun ada pelarangan dan intimidasi terhadap anggota-anggotanya, pemikiran-pemikiran Hizbut Tahrir terus menyebar di masyarakat.

Siapa yang mendanai Hizbut Tahrir?

Organisasi ini didanai sepenuhnya oleh anggota-anggotanya dan kami tidak menerima segala bentuk bantuan dana dari pemerintahan manapun. Karena perjuangan Hizbut Tahrir terfokus pada penyebaran pemikiran, maka biaya operasinya sangat minim, karena pemikiran tidak perlu biaya.

Siapa dan di mana pemimpin Hizbut Tahrir?

Pemimpin global Hizbut Tahrir, Ata Abu Rushta, berada di dunia Islam. Beliau menulis sejumlah buku politik dan hukum Islam dan sebelumnya pernah menjadi juru bicara resmi partai. Selama menjadi juru bicara partai di Yordania beliau pernah ditahan selama beberapa tahun sebagai tahanan politik. Sejak memangku amanah sebagai pemimpin partai beliau pernah berbicara dalam konferensi di Yaman dan Pakistan. Beliau juga rutin berbicara di website resmi Kantor Media Hizbut Tahrir, www.hizb-ut-tahrir.info. Dengan adanya penganiayaan terhadap para anggota kami di Dunia Islam, kami tidak ingin membantu para penguasa tiran dengan menunjukkan keberadaan pemimpin partai.

Dapatkah saya mengikuti pertemuan Hizbut Tahrir?

Semua pertemuan kami dilakukan secara terbuka dan siapapun yang tertarik, tanpa melihat pandangan politik dan intelektual mereka, berhak untuk berperan serta. Setiap peserta kami berikan hak untuk berpartisipasi dalam mendiskusikan isi pertemuan, apapun sikap dan pandangan mereka terhadap Islam atau apapun materi pertemuan tersebut. Untuk mengetahui rincian pertemuan yang terdekat dengan Anda, silahkan hubungi kami.

Bagaimana caranya bergabung dengan Hizbut Tahrir?

Keanggotaan Hizbut Tahrir bersifat terbuka bagi seluruh Muslim, pria maupun wanita, tanpa memandang suku bangsa, ras dan aliran pemikiran, karena partai melihat mereka semua dari sudut pandang Islam. Seseorang dapat menjadi anggota partai setelah melakukan kajian dan perenungan mendalam tentang pemikiran-pemikiran dan pendapat-pendapat partai. Keanggotaan seseorang didasarkan pada kematangan individu dalam menguasai tsaqofah partai dan mengadopsi pemikiran dan pendapat partai.

Apakah wanita terlibat dalam Hizbut Tahrir?

Di Hizbut Tahrir wanita memainkan peran aktif dalam rangka mencapai tujuan partai. Mereka melakukan perjuangan intelektual dan politik termasuk menyeru para penguasa di Dunia Islam untuk bangkit dan berjuang melawan penindasan dan ketidakadilan. Banyak anggota wanita di Hizbut Tahrir yang dipenjara sebagai tahanan politik oleh sejumlah rezim di Dunia Islam. Sesuai dengan hukum Islam, aktivitas wanita terpisah dari aktivitas pria.

Apa pandangan Hizbut Tahrir terhadap peristiwa 11/9 atau 7/7 dan pembunuhan atas warga sipil?

  Hukum Islam melarang segala bentuk serangan terhadap warga sipil. Islam melarang pembunuhan atas anak-anak, orang tua dan wanita yang tidak berperang, bahkan di medan perang sekalipun. Islam melarang aksi pembajakan pesawat sipil yang membawa warga sipil tak bersalah dan Islam juga melarang penghancuran rumah dan kantor yang di dalamnya ada warga sipil tak bersalah. Semua tindakan semacam ini adalah bentuk serangan yang Islam larang.

Ariel Cohen dari Heritage Foundation menuduh Hizbut Tahrir menyuburkan sikap kekerasan anti-Amerika? Benarkah begitu?

Usaha absurd dari sejumlah think tank AS untuk mendiskreditkan kaum Muslim yang menolak model politik Barat sebagai ‘teroris’ adalah tanda keputusasaan ideologis. Meskipun Hizbut Tahrir menentang kepentingan kolonial Amerika dan menawarkan ideologi alternatif, tapi terlalu dangkal jika hanya sibuk membangkitkan perasaan anti-Amerika karena perasaan semacam itu sekarang ini sudah menjadi gejala umum di dunia.

Meskipun Ariel Cohen berusaha menjadikan dirinya sebagai pakar tentang Hizbut Tahrir, ‘penelitiannya’ terhadap partai penuh dengan ketidakakuratan. Dia belum pernah bertemu dengan satupun anggota Hizbut Tahrir, jadi bagaimana dia bisa mengetahui ideologi partai dengan baik? 
Jika Anda bekerja untuk sebuah think tank dan tertarik dengan perjuangan Hizbut Tahrir, silahkan Anda mengontak kami untuk informasi lebih lanjut – kami dapat menyediakan pakar untuk berbicara di seminar, diskusi, sarasehan, dan konferensi.

Ahmed Rashid, dalam bukunya yang berjudul Jihad – the rise of militant Islam in Central Asia mengungkapkan bahwa kelak Hizbut Tahrir akan menjadi kelompok militan. Benarkah demikian?

Kami tidak setuju dengan penilaian Ahmed Rashid dan kami telah mengeluarkan penolakan atas banyak klaim yang ia buat di dalam bukunya. Buku tersebut mengandung banyak sekali ketidakakuratan faktual perihal Hizbut Tahrir dan jelas sekali dia tidak melakukan penelitian yang laik untuk menulis topik tersebut. Meskipun partai telah dengan jelas mengemukakan pandangannya dalam literatur resmi dan meskipun partai memiliki juru bicara di seluruh dunia, Ahmed Rashid malah memilih untuk mengandalkan sumber-sumber ‘anonim’ yang kredibilitasnya sangat dipertanyakan.

Argumen bahwa kami akan terprovokasi menjadi kelompok militan dengan adanya penindasan atas para anggota kami jelas bertentangan dengan sejarah partai. Sejak didirikan pada 1953, para anggota partai sudah pernah mengalami penyiksaan, penganiayaan dan pembunuhan oleh beragam rezim di Dunia Islam, termasuk di antaranya Yordania, Suriah, Mesir, Turki, Tunisia, Arab Saudi, Libia, Sudan, Irak, Kyrgyzstan, Tajikistan dan Uzbekistan. Meskipun selama beberapa dekade mengalami provokasi yang intensif dan tindakan represif dari para penguasa di Dunia Islam, partai tetap teguh pada metodologi tanpa kekerasan yang dijalani.

Apakah Hizbut Tahrir anti-Semit?

Kami dengan tegas menolak tuduhan anti-Semit karena Islam adalah sebuah risalah bagi seluruh umat manusia. Akan tetapi, pada saat yang sama kami juga secara tegas menolak Zionisme yang terejawantahkan dalam bentuk negara Israel. Dan Hizbut Tahrir, seperti halnya mayoritas organisasi Muslim lainnya, menentang keras pendudukan berkelanjutan atas Palestina oleh Israel.

Negara Israel didirikan di atas wilayah yang dirampasnya secara paksa, setelah mereka mengusir penduduk di sana, baik yang Muslim maupun yang Kristen. Ini merupakan bentuk ketidakadilan, yang dari sudut pandang Islam tidak akan pernah kami terima, tanpa memandang ras pelakunya. Di Palestina, Islam terlibat konflik dengan Israel – bukan dalam kapasitas mereka sebagai Yahudi yang secara historis pernah hidup berdampingan dengan kaum Muslim dalam damai dan tentram selama berabad-abad – tapi dalam kapasitas mereka sebagai penjajah dan agresor.

Sejarah menjadi saksi bahwa dulu kaum Yahudi dan Muslim hidup bersama di bawah naungan Islam selama hampir tiga belas abad. Selama periode itu kaum Yahudi memiliki standar hidup yang sama tingginya dengan kaum Muslim. Mereka menikmati hak-hak, kesejahteraan, kebahagiaan, ketentraman dan keamanan yang sama.

Apa pandangan Anda tentang demokrasi?

  Sistem pemerintahan Islam, Khilafah, membolehkan dan mendorong pertanggungjawaban penguasa dan memiliki aturan tersendiri ihwal pemilihan dan konsultasi. Islam tidak menerima kebijakan negara dipengaruhi atau diarahkan oleh elit pengusaha. Islam mewajibkan warga negara Khilafah untuk terlibat dalam aktivitas politik dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Demokrasi dalam negara kapitalis ialah sistem pemerintahan yang berbeda dengan sistem pemerintahan Islam. Ini karena Islam dan Kapitalisme dibangun di atas filosofi dasar yang sangat berbeda. Bila sistem kapitalis menyematkan kedaulatan untuk membuat hukum pada manusia, sistem Islam memandang bahwa kedaulatan hukum ada di tangan Sang Pencipta. Karena alasan inilah, demokrasi tidak sesuai dengan sistem Islam.

Demokrasi adalah sistem yang rusak, yang dikendalikan oleh korporasi-korporasi besar dan tidak peduli pada kepentingan rakyat. Jumlah para pemilih (voter) di Barat selama ini begitu rendah dan orang-orang harus turun ke jalan untuk menyuarakan rasa frustrasi mereka. Meskipun setiap orang punya ‘kebebasan’ untuk mengkritik dan menentang para politisi mereka di Barat, realitas menunjukkan bahwa siapapun politisi yang terpilih, mereka berasal dari elit ekonomi dan mereka memerintah untuk kepentingan para elit ekonomi itu.

Bersambung....

Ucapan Ulama Tentang Demokrasi



DEMOKRASI PASTI KAMI HANCURKAN....!!!Demokrasi Sistem Kufur Sudah Tidak ada Keraguan atasnya, Haram Mengambil, Mengunakan dan MenyebarLuaskanya. Berikut Ucapan Para Ulama tentang Demokrasi :1. Syaikh Abdul Qadim Zallum :”Demokrasi, yang dijajakan Barat yang kafir ke negeri-negeri Islam, sesungguhnya merupakan sistem kufur; tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali, baik secara langsung maupun tidak langsung. Demokrasi sangat bertentangan dengan hukum-hukum Islam, baik secara global maupun secara partikular...Oleh karena itu, kaum Muslim diharamkan secara mutlak untuk mengambil, menerapkan dan menyebarluaskannya." (Kitab : Ad-Dimuqrathiyah Nizhâm Kufr: Yahrumu Akhdzuhâ aw Tathbiquha aw ad-Da’watu ilayhâ)2. Syaikh Ali Belhaj : Biang kerusakan moral adalah demokrasi, “Cukuplah saya nyatakan bahwa demokrasi Barat yang bejat itu sebenarnya telah membawa benih-benih kerusakan dan kebejatan moral. Kenyataan yang ada adalah bukti yang paling jelas untuk itu." (Kitab : Ad Damghah al-Qawwiyah li Nasfi 'Aqîdah ad-Dimuqrathiyah)3. Anwar al-Jundi. :“Pemikiran politik Islam berbeda dengan pemikiran demokrasi Barat, di antaranya karena kedaulatan dalam sistem politik Islam bukanlah di tangan umat, seperti sistem demokrasi, juga bukan di tangan kepala negara, seperti sistem kediktatoran, melainkan ada dalam penerapan syariah Islam. Dengan demikian sistem politik Islam sangat jauh berbeda dengan sistem apa pun yang telah menyimpang itu/Demokrasi.(Kitab :Sumûm al-Istisyrâq wa al-Mustasyriqûn fî al-'Ulûm al-Islâmiyah, halaman 96)4. Muhammad Yusuf Musa : Sesungguhnya sistem pemerintahan Islam bukanlah sistem demokrasi, baik dalam pengertiannya menurut kaum Yunani kuno maupun dalam pengertiannya yang moderen.” (Kitab : Nizhâm al-Hukm fî al-Islâm, halaman 245)5. Syaikh Abul A’la al-Maududi. :“Telah saya katakan sebelumnya bahwa pengertian demokrasi dalam peradaban moderen adalah memberikan wewenang membuat hukum kepada mayoritas rakyat..Maka dari itu, kita menentang sistem sekular yang nasionalistis-demokratis, baik yang ditegakkan oleh orang-orang Barat maupun Timur, Muslim ataupun non-Muslim."  (Kitab :Al-Islâm wa al-Madaniyah al-Hâditsah, halaman 36)Begitulah Pendapat Ulama2 Yang Mukhlis(lurus) Tentang Demokrasi, Bagaimana Pendapan Ikhwan fillah...???
DEMOKRASI PASTI KAMI HANCURKAN....!!!

Demokrasi Sistem Kufur Sudah Tidak ada Keraguan atasnya, Haram Mengambil, Mengunakan dan MenyebarLuaskanya.

Berikut Ucapan Para Ulama tentang Demokrasi :

1. Syaikh Abdul Qadim Zallum :”Demokrasi, yang dijajakan Barat yang kafir ke negeri-negeri Islam, sesungguhnya merupakan sistem kufur; tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali, baik secara langsung maupun tidak langsung. Demokrasi sangat bertentangan dengan hukum-hukum Islam, baik secara global maupun secara partikular...Oleh karena itu, kaum Muslim diharamkan secara mutlak untuk mengambil, menerapkan dan menyebarluaskannya." (Kitab : Ad-Dimuqrathiyah Nizhâm Kufr: Yahrumu Akhdzuhâ aw Tathbiquha aw ad-Da’watu ilayhâ)

2. Syaikh Ali Belhaj : Biang kerusakan moral adalah demokrasi, “Cukuplah saya nyatakan bahwa demokrasi Barat yang bejat itu sebenarnya telah membawa benih-benih kerusakan dan kebejatan moral. Kenyataan yang ada adalah bukti yang paling jelas untuk itu." (Kitab : Ad Damghah al-Qawwiyah li Nasfi 'Aqîdah ad-Dimuqrathiyah)

3. Anwar al-Jundi. :“Pemikiran politik Islam berbeda dengan pemikiran demokrasi Barat, di antaranya karena kedaulatan dalam sistem politik Islam bukanlah di tangan umat, seperti sistem demokrasi, juga bukan di tangan kepala negara, seperti sistem kediktatoran, melainkan ada dalam penerapan syariah Islam.
Dengan demikian sistem politik Islam sangat jauh berbeda dengan sistem apa pun yang telah menyimpang itu/Demokrasi.(Kitab :Sumûm al-Istisyrâq wa al-Mustasyriqûn fî al-'Ulûm al-Islâmiyah, halaman 96)

4. Muhammad Yusuf Musa : Sesungguhnya sistem pemerintahan Islam bukanlah sistem demokrasi, baik dalam pengertiannya menurut kaum Yunani kuno maupun dalam pengertiannya yang moderen.” (Kitab : Nizhâm al-Hukm fî al-Islâm, halaman 245)

5. Syaikh Abul A’la al-Maududi. :“Telah saya katakan sebelumnya bahwa pengertian demokrasi dalam peradaban moderen adalah memberikan wewenang membuat hukum kepada mayoritas rakyat..Maka dari itu, kita menentang sistem sekular yang nasionalistis-demokratis, baik yang ditegakkan oleh orang-orang Barat maupun Timur, Muslim ataupun non-Muslim." (Kitab :Al-Islâm wa al-Madaniyah al-Hâditsah, halaman 36)

Begitulah Pendapat Ulama2 Yang Mukhlis(lurus) Tentang Demokrasi, Bagaimana Pendapan Ikhwan fillah...???

Demokrasi Cacat Sejak Lahir, Ustadz Pengikut Demokrasi Ustadz Cacat

Written By Nova Hafidzah on Rabu, 22 Mei 2013 | 11.29.00



Demokrasi Sistem SampahBLORA  - Di tengah arus liberalisasi dan demokrasi yang begitu kencang, menyerang dan menggerogoti NU sebagai  ormas Islam terbesar di Indonesia, muncul seorang ustad yang lama belajar di pondok NU, sangat tegas dan pemberani dalam menyampaikan risalah Islam.

Terutama menyampaikan kebenaran dalam menjaga tauhid umat Islam agar tidak luntur oleh millah kekafiran di zaman modern.

Ustadz Mustaqim, Lc alumni pesantren NU Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur ini, beliau kembali menangapi beberapa kasus yang hangat seputar akhlak aktivis dakwah yang terjerembab dalam demokrasi dewasa ini.

Dalam kesempatan kajian umum bulanan, Ahad Legi 12 Mei 2013, yang bertajuk ‘Kewajiban Berakhlak Karimah”  di Masjid Darusalam Ngawen, Blora, Jateng , dalam muqaddimahnya beliau menyampaikan surat Al-Baqoroh : 208, kemudian beliau menjelaskannya.

”Ketika kita mengaca kepada sejarah dakwahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Rasulullah ketika berdakwah dari awal itu bissilmi kaffah, bukan memakai sistem yang dipakai orang hari ini. Mana to, kaffah yang dikatakan akhlak yang mulia? Adalah menegakkan tauhid, karena ketika tauhidnya bagus maka akhlak akan menyertai, maka bila ada orang yang akhlaknya rusak maka aqidahnya rusak,” jelasnya.

Ustadz muda yang aktif berdakwah di jalur pantura ini juga menyampaikan, sejak lahirnya demokrasi sudah cacat, maka siapa pun yang mengikutinya juga cacat.

“Sistem parelemen adalah sistem demokrasi, demokrasi adalah  konsep atau nama yang dibuat oleh kafir, yang oleh orang-orang kafir sendiri sekelas Plato dan Aristoteles mengatakan demokrasi dari lahirnya sudah cacat. Maka para pelaku demokrasi itu adalah orang-orang cacat, maka bila ada seorang ustadz yang mengikuti demokrasi adalah ustadz cacat itu,” tegasnya.

Di hadapan ratusan jamaah yang hadir saat itu, beliau juga memberikan tamsil kepada jamaah dengan amat jelas.

”Demokrasi itu yang menciptakan orang kafir, maka siapapun yang masuk ke dalam sistem itu, dia harus mengikuti sistem itu, aktivis dakwah begitu masuk demokrasi maka dia seperti comberan dan kotoran,” imbuhnya.

Ustad yang mengambil S1 dan S2 di universitas Al-Azhar Kairo, Mesir ini juga memberikan sebuah kritik yang tajam bersangkutan para aktivis dakwah yang masuk kedalam parlemen.

“Kelakuanya di palemen kok rusak, mungkin kelakuanya sebelum masuk ke dalam parlemen itu bagus, tapi ketika dia masuk ke dalam sistem yang rusak dia akan menjadi rusak. Segelas susu kalo belum tercampur apa-apa, indah dan sangat enak untuk di minum. Begitu susu ini njenengan (antum) masukan ke comberan yang bercampur dengan kotoran kotoran itu, dia akan berubah tidak karuan (tidak menentu).

Sama, aktivis dakwah yang masuk identik dengan comberan, dia menjadi comberan seperti dimana dia berada dan itu berbahaya. Maka aktivis dakwah jangan coba-coba berpikir untuk menjadi kaya atau ingin merubah Indonesia dengan parlemen, tidak akan pernah bisa!” tuturnya.

Bahkan ustadz yang sempat jadi pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah di Klaten beberapa tahun lalu itu juga menerangkan dengan jelas hukum demokrasi.

“menjadi angota DPR tanpa akhlak maka akan hancur, dan ciri DPR yang berakhlak adalah keluar dari DPR, demokrasi itu haram. Begitulah dahulu saya memahami, tapi sekarang hukum demokrasi adalah kufur,” ujarnya.

Ustad yang sekarang lebih memilih berwiraswata dan berjualan di pasar traditional dari pada masuk sistem tapi berkoalisi dengan kekafiran ini, memang sangat tegas dalam ceramah-ceramahnya. Sehingga sebagian aktivis Islam di sekitar, Pati, Kudus, Rembang dan Blora banyak yang menyebut beliau “Singa Tauhid dari Pantura” karena gencarnya beliau dalam mengkampanyekan pentingnya tauhid  dan kafirnya sistem demokrasi.

Semoga umat islam indonesia makin sadar bahwa tak mungkin demokrasi menjadi pijakan dalam memperjuangkan Islam. Wallhu a’lam bisshawab. [Kyai Samping Lepen]

Ustadz Mashadi Pendiri PK: ‘Sebaiknya PKS Membubarkan Diri Saja ’


GONJANG ganjing yang saat ini menimpa PKS hingga petingginya harus berurusan dengan KPK, ditambah lagi beberapa tokoh  penting PKS tidak bisa lagi memberikan contoh yang baik kepada umat, membuat pendiri Partai Keadilan (PK) – yang merupakan embrio dari PKS – merasa jengah dan kecewa.Bentuk kekecewaan itu membuat sang tokoh pendiri partai, ustadz Mashadi mengusulkan agar PKS sebaiknya dibubarkan saja.
mashadi
“Saya minta supaya PKS itu membubarkan diri dan seluruh asetnya dijual dikembalikan ke masyarakat dan kemudian minta maaf  kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar ustadz Mashadi di depan ratusan orang yang menghadiri acara diskusi “Parpol Islam: Solusi Atau Masalah” yang diselenggarakan oleh Forum Studi Islam (FSI) FISIP UI, Rabu lalu.
Pernyataan tegas ustadz Mashadi tersebut disampaikannya sewaktu menanggapi paparan para pembicara dalam acara diskusi tersebut. Alasan beliau meminta agar PKS dibubarkan karena dirinya merasa sangat sedih dan kecewa melihat orang-orang yang dahulu bersama dengan dirinya bisa sampai tersangkut kasus korupsi. Baginya ditangkapnya LHI oleh KPK dan dipanggilnya Hilmi Aminuddin ke KPK merupakan sesuatu yang tidak bisa beliau bayangkan sebelumnya. “Ini benar-benar unpredictable tokoh partai dakwah bisa terlibat kasus seperti ini,” katanya dengan nada kecewa. Menurut beliau jika PKS itu diistilahkan sebagai sebuah brand atau merk dagang, maka PKS sudah tidak layak lagi untuk dijual.
Ditangkapnya LHI dalam kasus korupsi oleh KPK, bagi beliau sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. “Tidak masuk akal pemimpin puncak jamaah dakwah di Indonesia ditangkap oleh KPK dan ditahan atas tuduhan korupsi,” tegas ustadz Mashadi.
Selain meminta agar PKS membubarkan diri, beliau juga membantah pernyataan salah seorang pembicara diskusi Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, SH yang mengatakan orang-orang yang sekarang di dalam tubuh PKS hanya mengadopsi ideologi Ikhwanul Muslimin. Namun menurut beliau justru PKS itu merupakan representatif Ikhwanul Muslimin yang ada di Indonesia.
Dikenal sebagai sosok bersahaja, ustadz Mashadi termasuk generasi awal gerakan Tarbiyah (Ikhwanul Muslimin) di Indonesia. Di era reformasi, beliau bersama dengan ustadz Abu Ridho-lah yang sangat getol mewacanakan agar jamaah Tarbiyah membentuk partai politik dengan alasan memanfaatkan momen yang terjadi saat itu. Dan di tahun 1999 resmi berdiri partai politik yang berasal dari jamaah tarbiyah dengan nama Partai Keadilan (PK) – yang setelah tidak lolos electoral treshold berganti nama menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera).
Karena kesederhanaannya sewaktu menjadi anggota legislatif di era PK, Ustadz Mashadi di pemilu 2004 menjadi salah satu ‘jualan’ PKS untuk meraih simpati masyarakat. Dan terbukti pada pemilu 2004, PKS meraih suara yang signifikan.(fq/islampos/www.bringislam.web.id]
  • Translate

     
    Support : Leeya | Creating Website | Tukang Macul
    CopyLeft © 2011. Islam Will Dominate | Bring Islam | Khoirunnasi Anfa-uhum Linnas - Hak Cipta Hanya Milik Allah